Tembus Rp10 Miliar, Bapenda Muna Optimis Kejar Target Pajak Rp40 Miliar di 2026

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUNA, SULTRAMEDIA — Angin segar datang dari sektor pendapatan daerah. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Muna, La Inpres, mengumumkan penerimaan pajak daerah hingga 31 Juli 2026 sudah menembus angka Rp10 miliar.

Angka itu disampaikan La Inpres saat ditemui di sela-sela pelantikan 94 Kepala UPTD SD dan SMP se-Kabupaten Muna di Aula Galampano Kota Raha, Rabu (05/08/2026).

“Alhamdulillah, sampai akhir Juli ini kita sudah kumpul sekitar Rp10 miliar,” ujarnya.

*Penopang Utama: Rumah Makan, Hotel, dan BPHTB*
Menurut La Inpres, Rp10 miliar tersebut berasal dari 11 jenis pajak. Belum termasuk Pajak Sarang Burung Walet dan PBB.

Sektor yang paling moncer adalah pajak rumah makan, hotel, restoran, BPHTB, serta Dana Bagi Hasil dari kendaraan bermotor dan PNBP.

“BPHTB juga ikut menyumbang atas perolehan hak atas tanah dan bangunan. Insyaallah tanggal 10 sudah penyerahan. Untuk pajak rumah makan, penagihannya bahkan tembus 100 persen,” ungkapnya bangga.

Bapenda Muna tidak mau cepat puas. Tahun ini target PAD dari pajak dioptimalisasikan dari Rp45 miliar menjadi Rp40 miliar.

Optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terus ditingkatkan. Selama ini, penerimaan PBB mentok di angka Rp2,5 miliar.

“Tahun ini kita pasang target PBB 100 persen, sekitar Rp5 miliar. Insyaallah tercapai,” tegas La Inpres.

Baca Juga:  Program Kolaborasi GERCEP POKADULU Catatkan Hasil Positif: Ekonomi Kabupaten Muna Tumbuh 5,59%

Untuk mewujudkan itu, Bapenda akan menggerakkan para kolektor dan admin pajak di 150 desa dan kelurahan. Selama ini mereka vakum karena tidak ada insentif.

“Kalau PBB kita 100 persen, insyaallah ke depan mereka saya prioritaskan dapat insentif. Karena jelas, insentif itu dari pendapatan. Kalau tidak ada pendapatan, mau kasih dari mana,” jelasnya.

*Masalah Data PBB Tuntas! Kenalkan SIPANDAI*
Selama bertahun-tahun, data PBB jadi mimpi buruk. Nama wajib pajak salah, objek ganda, dan tidak bisa diperbaiki di aplikasi lama.

Kini Bapenda punya senjata baru: SIPANDAI – Sistem Informasi Pendapatan Daerah Integratif.

“Dengan SIPANDAI, data PBB kita sekarang real dan transparan. Masyarakat bisa cek langsung, titik objeknya di mana, atas nama siapa, semua kelihatan,” kata La Inpres.

Ia menyebut, Bapenda kini bukan lagi pembuat data, tapi pengguna data dari Badan Pertanahan. Ini membuat validasi jauh lebih akurat.

“Memang agak terlambat, targetnya harusnya Mei. Tapi tidak apa-apa, yang penting sekarang sudah jalan dan jauh lebih rapi,” tambahnya.

La Inpres juga menegaskan, Bapenda fokus mengurus pajak. Sementara urusan retribusi seperti parkir dan kebersihan ada di OPD teknis masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenaker Genjot Program Pemagangan Nasional, Ungkap 33,5% Sarjana Salah Jurusan
Pelatihan Surveilans Vektor Dibuka, Dinkes Baubau Genjot Kapasitas Tenaga Entomolog Puskesmas
Gerakan TOSS TB Dimulai! 44 Lokasi di Baubau Jadi Target Tracing TBC Terintegrasi CKG
Bahas Perpanjangan PKKPR Sawit di Kabawo, Marobo, dan Bone: BPN Muna Hadiri Rapat Bersama Pemkab
Heboh! Jatah MBG Siswa SMKN 3 Muna Diduga Berulat, SPPG Butung-Butung Buka Suara
Acuan 5 Surat BKN, Ini Daftar 94 Kepsek SD dan SMP Yang Dilantik Bupati Muna
Dari Sampah Dapur Jadi Pembersih Serbaguna, KKN UHO Ajak Warga Anaiwoi Kolaka Bikin Eco-Enzyme
Warga Anaiwoi Kolaka Serbu Pemeriksaan Kesehatan Gratis KKN UHO: Target 40, Yang Datang 100 Lebih
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Kemenaker Genjot Program Pemagangan Nasional, Ungkap 33,5% Sarjana Salah Jurusan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Pelatihan Surveilans Vektor Dibuka, Dinkes Baubau Genjot Kapasitas Tenaga Entomolog Puskesmas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Gerakan TOSS TB Dimulai! 44 Lokasi di Baubau Jadi Target Tracing TBC Terintegrasi CKG

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Bahas Perpanjangan PKKPR Sawit di Kabawo, Marobo, dan Bone: BPN Muna Hadiri Rapat Bersama Pemkab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Tembus Rp10 Miliar, Bapenda Muna Optimis Kejar Target Pajak Rp40 Miliar di 2026

Berita Terbaru