Pelatihan Surveilans Vektor Dibuka, Dinkes Baubau Genjot Kapasitas Tenaga Entomolog Puskesmas

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAUBAU, SULTRAMEDIA — Dinas Kesehatan Kota Baubau resmi membuka Pelatihan Surveilans dan Pengendalian Vektor serta Binatang Pembawa Penyakit. Pelatihan bagi tenaga entomolog kesehatan di Puskesmas ini berlangsung Rabu (05/08/2026) hingga 10 Agustus 2026 di Baubau.

Kegiatan ini merupakan kerja sama Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Dinkes Baubau. Tujuannya jelas: memperkuat SDM dalam mengendalikan penyakit tular vektor.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B, menyebut penyakit seperti malaria, demam berdarah dengue, chikungunya, zika, filariasis, hingga leptospirosis masih jadi tantangan besar.

“Surveilans dan pengendalian vektor adalah kunci utama memutus rantai penularan penyakit. Ini harus dilakukan secara komprehensif sesuai aturan, mulai dari pengenalan bioekologi vektor, pemantauan resistensi, sampai efektivitas insektisida,” ujar dr. Frederik.

Baca Juga:  Fadli Zon Kagumi Benteng Keraton Buton: Mahakarya Asli Nusantara, Panjang 2,7 Km

Menurut dr. Frederik, keberadaan tenaga entomolog kesehatan di Puskesmas sangat vital. Mereka bertugas bukan hanya mengidentifikasi jenis vektor dan memetakan sebarannya.

“Tugasnya juga mencatat, melapor, hingga melakukan pengendalian sesuai pedoman teknis dan SOP yang berlaku,” jelasnya.

Karena itu, Dinkes menargetkan setiap Puskesmas di Baubau punya tenaga entomolog yang kompeten. Dengan begitu surveilans bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.

dr. Frederik berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan pelatihan 6 hari ini dengan maksimal.

“Belajar, diskusi, praktik lapangan. Semoga ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Baubau,” tutupnya.

Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga entomolog kesehatan, sehingga Baubau lebih siap menghadapi ancaman penyakit tular vektor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenaker Genjot Program Pemagangan Nasional, Ungkap 33,5% Sarjana Salah Jurusan
Gerakan TOSS TB Dimulai! 44 Lokasi di Baubau Jadi Target Tracing TBC Terintegrasi CKG
Bahas Perpanjangan PKKPR Sawit di Kabawo, Marobo, dan Bone: BPN Muna Hadiri Rapat Bersama Pemkab
Heboh! Jatah MBG Siswa SMKN 3 Muna Diduga Berulat, SPPG Butung-Butung Buka Suara
Tembus Rp10 Miliar, Bapenda Muna Optimis Kejar Target Pajak Rp40 Miliar di 2026
Acuan 5 Surat BKN, Ini Daftar 94 Kepsek SD dan SMP Yang Dilantik Bupati Muna
Dari Sampah Dapur Jadi Pembersih Serbaguna, KKN UHO Ajak Warga Anaiwoi Kolaka Bikin Eco-Enzyme
Warga Anaiwoi Kolaka Serbu Pemeriksaan Kesehatan Gratis KKN UHO: Target 40, Yang Datang 100 Lebih
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Kemenaker Genjot Program Pemagangan Nasional, Ungkap 33,5% Sarjana Salah Jurusan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Pelatihan Surveilans Vektor Dibuka, Dinkes Baubau Genjot Kapasitas Tenaga Entomolog Puskesmas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Gerakan TOSS TB Dimulai! 44 Lokasi di Baubau Jadi Target Tracing TBC Terintegrasi CKG

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Bahas Perpanjangan PKKPR Sawit di Kabawo, Marobo, dan Bone: BPN Muna Hadiri Rapat Bersama Pemkab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Tembus Rp10 Miliar, Bapenda Muna Optimis Kejar Target Pajak Rp40 Miliar di 2026

Berita Terbaru