Dari Sampah Dapur Jadi Pembersih Serbaguna, KKN UHO Ajak Warga Anaiwoi Kolaka Bikin Eco-Enzyme

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOLAKA, SULTRAMEDIA — Kulit buah dan sayur yang biasanya dibuang, kini disulap jadi cairan pembersih serbaguna.

Caranya diajarkan langsung mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler Berdampak (KKN Reba) Universitas Halu Oleo di Kampung Bajo Anaiwoi, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Kamis (30/07/2026).

Kegiatan ini mengusung dua tema “pengelolaan bahan kimia rumah tangga yang aman dan pengolahan sampah organik lewat eco-enzyme”.

Di sesi pertama, mahasiswa KKN UHO mengedukasi warga soal bahaya salah pakai bahan kimia rumah tangga.

Materi yang dibahas mulai dari pembersih lantai, detergen, pemutih, hingga pestisida. Pesan utamanya: wajib baca label dan jangan pernah mencampur bahan kimia sembarangan.

“Mencampur pemutih dengan pembersih lain bisa memicu gas beracun dan iritasi kulit. Ini yang sering tidak kita sadari di rumah,” jelas salah satu mahasiswa.

Warga juga diedukasi memilah sampah jadi 3 kategori: organik untuk kompos, anorganik untuk daur ulang, dan B3 khusus seperti baterai dan lampu bekas.

Aksi paling ditunggu adalah praktik pembuatan eco-enzyme. Bahannya sederhana dan ada di dapur: wadah plastik, air, gula merah, dan sisa kulit buah serta sayur.

Baca Juga:  27 Titik di Kabupaten Muna Terima Bantuan Akses Internet Gratis, Haidar: Hasil Komunikasi Bupati Muna ke Komdigi RI

Fermentasi ini punya 3 manfaat sekaligus. Pertama, menekan volume sampah organik harian. Kedua, menghasilkan cairan pembersih serbaguna. Ketiga, bisa dipakai sebagai pupuk cair untuk tanaman.

Warga Kampung Bajo Anaiwoi terlihat antusias mencoba langsung. Tawa dan tanya jawab mewarnai praktik yang dipandu mahasiswa KKN.

Koordinator Desa KKN Reba UHO Anaiwoi, Zakiyah, mengatakan tujuan kegiatan ini agar warga punya alternatif hidup sehat yang murah.

“Kami ingin masyarakat Kampung Bajo Anaiwoi tidak hanya tahu bahaya bahan kimia, tapi juga punya alternatif mudah dan murah. Seperti bikin eco-enzyme dari sampah organik di sekitar mereka,” ujar Zakiyah.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Pemerintah Kelurahan Anaiwoi dan partisipasi aktif warga.

Dengan edukasi ini, diharapkan kesadaran warga soal pengelolaan sampah dan penggunaan bahan kimia aman semakin meningkat. Tujuannya menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat di Anaiwoi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Anaiwoi Kolaka Serbu Pemeriksaan Kesehatan Gratis KKN UHO: Target 40, Yang Datang 100 Lebih
Call Center 112 Pemkot Kendari Terima Panggilan Masuk Hingga 2.321, Dishub Terima Laporan Terbanyak
Inflasi Kota Kendari Naik: Lonjakan Terjadi Pada Pangan
83 Soal, 30 Menit! Agustus Ini Seluruh ASN Sultra Wajib Ikut Uji Kompetensi Digital
Ekonomi Sultra Melejit 6,23%, Pemprov Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRD
Kebut Transformasi Digital, 300 ASN Baubau Dilatih Bikin Konten AI
AKBP Noer Alam Resmi Jabat Kapolres Baubau, Pemkot Siap Dukung Penuh
Jati Penghias Museum Bharugano Wuna Dicabut OTK, Diduga Mau Dicuri
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dari Sampah Dapur Jadi Pembersih Serbaguna, KKN UHO Ajak Warga Anaiwoi Kolaka Bikin Eco-Enzyme

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Warga Anaiwoi Kolaka Serbu Pemeriksaan Kesehatan Gratis KKN UHO: Target 40, Yang Datang 100 Lebih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Call Center 112 Pemkot Kendari Terima Panggilan Masuk Hingga 2.321, Dishub Terima Laporan Terbanyak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Inflasi Kota Kendari Naik: Lonjakan Terjadi Pada Pangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:36 WIB

83 Soal, 30 Menit! Agustus Ini Seluruh ASN Sultra Wajib Ikut Uji Kompetensi Digital

Berita Terbaru

Berita Daerah

Inflasi Kota Kendari Naik: Lonjakan Terjadi Pada Pangan

Selasa, 4 Agu 2026 - 12:34 WIB