Program Kolaborasi GERCEP POKADULU Catatkan Hasil Positif: Ekonomi Kabupaten Muna Tumbuh 5,59%

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muna, Sultramedia — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muna pada Jumat, 5 Juni 2026 merilis pertumbuhan ekonomi Kabupaten Muna triwulan I tahun 2026.

Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), ekonomi Kabupaten Muna tumbuh sebesar 5,59 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y).

Kepala BPS Kabupaten Muna, Leman Jaya mengungkapkan, dari sisi Lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Muna didorong oleh meningkatnya aktivitas disektor akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 25,30 persen, Industri pengolahan 18,66 persen.

Kemudian pada sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor yang tumbuh 16,03 persen, informasi dan komunikasi yang tumbuh sebesar 13,62 persen serta sektor pertanian, perikanan dan peternakan yang tumbuh 1,66 persen.

Sementara itu struktur ekonomi Kabupaten Muna masih didominasi oleh sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan dengan kontribusi sebesar 28,50 persen terhadap total PDRB, disusul oleh perdagangan besar dan eceran sebesar 18,02 persen, konstruksi sebesar 10,12 persen serta administrasi pemerintahan sebesar 9,23 persen.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muna, La Ode Sairuddin menyatakan, capaian ini menunjukkan peningkatan yang siginifikan dibandingkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Muna pada triwulan I Tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,89 persen.

Bahkan, pertumbuhan ekonomi triwulan I tahun 2026 telah melampaui capaian pertumbuhan ekonomi tahunan Kabupaten Muna tahun 2025 yang sebesar 3,89 persen.

“Pertumbuhan ekonomi kabupaten Muna tersebut juga semakin mendekati laju pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara yang pada triwulan I tahun 2026 sebesar 6,23 persen dan hanya terpaut 0,02 persen dari pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama yang mencapai 5,61 persen,” ungkapnya melalui keterangan resmi, Selasa (09/06/2026).

Lanjutnya, pertumbuhan pertumbuhan ekonomi tersebut tidak terlepas dari peran strategis sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Sektor ini menjadi kontributor terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Muna dengan nilai Rp 732,8 M atau sekitar 28,5 persen dari total perekonomian daerah.

Kinerja positif sektor ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal terus memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat.

“Capaian tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Muna yang diusung Bupati Muna Drs. H. Bachrun, M.Si dan Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil, SH., MH melalui Industrialisasi JATI (Jagung, Hortikultura, Ternak dan Ikan),” terangnya.

Baca Juga:  KKMP Watonea Gelar Rapat Evaluasi Kinerja Akhir Tahun 2025, Kadis Koperasi Muna Hadir Beri Penguatan

Sairuddin menerangkan, sejak awal pemerintahan tahun 2025, Pemkab Muna secara konsisten menggenjot pengembangan sektor-sektor unggulan melalui program kolaborasi Gerakan Percepatan Pembangunan Ekonomi Berbasis Komoditas Unggulan (GERCEP POKADULU).

Program ini merupakan sinergitas dan kolaborasi pada semua tingkat pemerintahan dan pelaku usaha termasuk BUMDes dan koperasi yang diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat dengan meningkatkan produksi dan peroduktivitas komoditas unggulan.

Seperti pada sektor pertanian dengan komoditi jagung, beberapa komoditas hortikultura, rumput laut, udang, ayam ras petelur, ayam pedaging dan beberapa komoditas lainnya.

Dampak dari kebijakan tersebut mulai terlihat pada triwulan I tahun 2026. Sektor pertanian, peternakan dan perikanan tumbuh sebesar 1,66 persen (year on year), berbalik arah dengan secara signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang minus 5,06 persen.

Terjadi peningkatan secara signifikan produktivitas komoditas jagung kuning dan neraca ketahanan pangan komoditas telur ayam ras sebesar 52 % dari total kebutuhan yang sebelumnya hanya 18 %.

“Perbaikan kinerja ini menjadi indikator bahwa upaya Pemkab Muna dalam memperkuat sektor rill mulai memberikan hasil positif dan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih kuat, berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Secara terpisah, Bupati Muna, Bachrun menyatakan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Muna sebesar 5,59 persen pada triwulan I tahun 2026 merupakan bukti bahwa pembangunan ekonomi Kabupaten Muna yang bertumpu pada industrialisasi JATI berada pada jalur yang tepat.

Bachrun meyakini, kemajuan daerah harus dibangun dari kekuatan sektor riil yang dimiliki oleh masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus memperkuat fondasi perekonomian daerah melalui peningkatan produksi dan produktifitas, hilirisasi dan penciptaan nilai tambah komoditas unggulan. Sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi secara statistik, tetapi juga berkualitas, inklusif dan berkelanjutan serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

“Mohon dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Muna untuk berkolaborasi memajukan daerah ini sesuai dengan potensi besar yang kita miliki,” ujarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai Kantah Muna Ikuti Ujian KRS, Komitmen BPN Sultra Cetak Pemimpin Berintegritas
Pengurus Baru MUI Sultra Diminta Jadi Jembatan Pemerintah dan Masyarakat
Jejak Karir Sekda Muna Eddy Uga, 30 Tahun Mengabdi Untuk Bumi Sowite
Penurunan Transfer Pusat, Pemprov Sultra Revolusi Tata Kelola Aset
Gubernur Sultra: Aset Daerah Akan Didata Ulang dan Disertifikasi
KM Mahkota Menui Tenggelam, Nelayan dan Basarnas Evakuasi 29 Penumpang
Sinergi Lintas Instansi, Legalitas Aset Haji di Muna Diperkuat BPN
RDP Bedah Konflik Lahan di Muna, BPN Muna dan DPRD Sultra Sepakat Tinjau Lapang Bersama
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:06 WIB

Pegawai Kantah Muna Ikuti Ujian KRS, Komitmen BPN Sultra Cetak Pemimpin Berintegritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:53 WIB

Pengurus Baru MUI Sultra Diminta Jadi Jembatan Pemerintah dan Masyarakat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:18 WIB

Penurunan Transfer Pusat, Pemprov Sultra Revolusi Tata Kelola Aset

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:52 WIB

Gubernur Sultra: Aset Daerah Akan Didata Ulang dan Disertifikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:17 WIB

KM Mahkota Menui Tenggelam, Nelayan dan Basarnas Evakuasi 29 Penumpang

Berita Terbaru

Berita Nasional

Menteri ATR/BPN di Medan: Integritas Pegawai Jadi Prioritas Pelayanan

Kamis, 23 Jul 2026 - 02:44 WIB