Heboh! Jatah MBG Siswa SMKN 3 Muna Diduga Berulat, SPPG Butung-Butung Buka Suara

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUNA, SULTRAMEDIA — Jagat media sosial di Kabupaten Muna heboh. Sebuah video yang memperlihatkan jatah Makan Bergizi Gratis (MBG) siswa SMKN 3 Muna diduga berisi ulat beredar luas sejak Senin (3/8/2026).

Dalam rekaman tersebut, terlihat menu daging olahan ayam yang diduga terdapat benda mirip ulat. Video itu langsung menuai beragam komentar dari siswa, orang tua, hingga warganet.

Menanggapi kehebohan ini, Kepala SPPG Muna Butung-butung, Yayasan Peduli Nutrisi Nusantara, Sabil Maulida, akhirnya buka suara. SPPG yang melayani pemenuhan gizi di SMKN 3 Muna dan beralamat di Jl. Tengiri, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar, kejadiannya di SMKN 3 Raha. Ada 1 ompreng yang bermasalah dan langsung kami tindaklanjuti,” kata Sabil kepada Sultramedia.com, Rabu (05/08/2026).

Sabil menjelaskan, pada hari kejadian timnya melakukan pengantaran sebanyak 10 hingga 15 ompreng. Sekitar pukul 12.14 WITA, ia mendapat telepon pribadi dari Kepala Sekolah SMKN 3 Muna yang juga turun langsung mengecek.

“Begitu menerima laporan dari Kepsek, saya langsung menuju sekolah. Namun saat tiba, menu tersebut sudah tidak ada lagi di lokasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, dari 2.683 ompreng yang dikelola SPPG Muna Butung-butung, ini merupakan kejadian pertama kali yang dilaporkan.

“Selama ini SOP penerimaan bahan makanan dan pengolahan makan dijalankan sebaik mungkin. Sebelum didistribusikan MBG juga dicek ulang secara detail. Semua yang didistribusikan sudah sesuai SOP dan dicek sedetail mungkin,” tegas Sabil.

Baca Juga:  Sah Ditandatangani, Perubahan APBD Sultra 2026 Masuk Tahap Evaluasi Kemendagri

“Kemungkinan itu telur lalat, tapi kami belum bisa memastikan asalnya. Yang jelas, temuan hanya 1 ompreng di satu sekolah. Sekolah lain tidak ada laporan serupa,” jelasnya.

Terkait video yang viral, Sabil meminta publik tidak buru-buru menyimpulkan.

“Kalau itu terjadi di semua ompreng dan secara masal, pasti sudah KLB – Kejadian Luar Biasa. Ini hanya 1 ompreng dan yang merekam hanya anak-anak,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, SPPG akan memperketat pengawasan di tahap penerimaan bahan baku dan menambah alat pengusir serangga di dapur produksi.

“Tim distribusi juga kami instruksikan agar lebih teliti. Kalau kondisi makanan tidak layak, jangan didistribusikan,” katanya.

Sabil memastikan bahan baku ayam yang digunakan berasal dari supplier “Barokah” yang memiliki sertifikat halal. Ia juga menekankan kebersihan dapur tetap menjadi prioritas utama.

“Kami sudah punya MOU dengan pihak sekolah dan ada grup WA untuk komunikasi. Jadi imbauan saya, jika ada temuan seperti ini silakan konfirmasi dulu ke pihak dapur. Jangan langsung diviralkan,” pintanya.

Ia berharap kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar program MBG di Muna berjalan lebih baik dan tidak menimbulkan keresahan.

“Kebersihan kami jaga. Komitmen kami menyajikan makanan yang aman dan bergizi untuk anak-anak,” tutup Sabil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”
Asap Selimuti Kota Raha, Aktivis Lingkungan Minta Pemda Ambil Langkah Penanganan
Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi
Kantor Pertanahan Muna Gelar Rapat Integrasi Reforma Agraria: Dukung Perpres 62/2023
BMKG: 17 Wilayah di Sultra Terdampak Kabut Asap Kategori Sedang, Jarak Pandang Turun di Bawah 5 Km
Fasum Kontu Disertipikatkan! BPN Muna Tunggu Usulan Resmi
Dukung TMMD ke-130! BPN Muna Pastikan Kepastian Hukum Pertanahan Terjaga
Dandim 1416/Muna Berganti! Letkol Inf Farid Heru Puryanto Diberi Amanah Pegang Komando
Berita ini 318 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Asap Selimuti Kota Raha, Aktivis Lingkungan Minta Pemda Ambil Langkah Penanganan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Kantor Pertanahan Muna Gelar Rapat Integrasi Reforma Agraria: Dukung Perpres 62/2023

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:30 WIB

BMKG: 17 Wilayah di Sultra Terdampak Kabut Asap Kategori Sedang, Jarak Pandang Turun di Bawah 5 Km

Berita Terbaru