Investor Belanda Bidik Baubau, Rencana Bangun Pabrik Pengolahan Jambu Mete

- Penulis

Rabu, 2 September 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAUBAU, SULTRAMEDIA — Pemerintah Kota Baubau menyatakan siap mendukung rencana investasi perusahaan asal Belanda, Cornhouse B.V, untuk membangun pabrik pengolahan jambu mete di wilayahnya.

Rencana ini mengemuka saat Wali Kota Baubau, Yusran Fahim bersama Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu menerima perwakilan Cornhouse B.V, Utusan Khusus Presiden, dan jajaran Kementerian Pertanian serta Dinas Perkebunan dan Holtikultura Sultra di Balai Kota, Rabu (02/09/2026).

Cornhouse B.V merupakan perusahaan _global trading house_ yang berbasis di Rotterdam, Belanda. Perusahaan ini tengah menjajaki kerja sama pengembangan komoditas jambu mete, termasuk opsi pembangunan pabrik pengolahan di Baubau.

“Kita terbuka. Kalau memang mereka mau ke Baubau, kita siap. Mudah-mudahan ada berita baik untuk terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka berencana membuat pabrik di sini,” kata Yusran Fahim usai pertemuan.

Meski mengakui keterbatasan lahan di Kota Baubau, Pemkot menyatakan siap membantu mencarikan lokasi. Yusran menyebut Baubau memiliki keunggulan sebagai pusat perdagangan dan pintu gerbang Kepulauan Buton.

Untuk bahan baku, Pemkot tidak hanya mengandalkan Baubau. Kabupaten Buton, Buton Selatan, dan Buton Tengah disebut memiliki potensi besar untuk mendukung terbentuknya sentra jambu mete kawasan.

Baca Juga:  Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf, Menteri Nusron Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

“Saya ingat tahun 80-an itu Baubau ini sangat-sangat banyak jambu metenya. Terakhir mungkin karena pengusahanya tidak ada. Sekarang seandainya ada, kita berupaya mengembalikannya,” ujarnya.

Yusran menilai kehadiran investor ini bisa menjadi pintu masuk bagi UMKM lokal untuk masuk ke rantai pasok industri. Ia juga berharap investasi ini membuka lapangan kerja baru, terutama bagi Gen Z yang saat ini cenderung selektif memilih pekerjaan.

“Dengan terbukanya peluang ini, UMKM akan terlibat. Bagaimana mereka bisa memposisikan diri agar bisa bermitra lebih baik dengan pengusaha yang akan datang ke Baubau,” jelasnya.

Ia berharap jaringan bisnis Cornhouse B.V di berbagai negara dapat membawa standar baru bagi industri jambu mete di Baubau dan memberikan efek berganda bagi petani, UMKM, tenaga kerja, dan perekonomian Kepulauan Buton.

Hingga kini, rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan. Pemkot berharap pembicaraan bisa segera naik ke tahap konkret agar pembangunan pabrik bisa segera direalisasikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Car Free Day Pantai Kota Raha: Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Ramah Wisata
e-Pas Kecil Untuk Nelayan Kendari, Target 438 Pemilik Kapal Tuntas 2027
Rancangan Perubahan KUA-PPAS Kabupaten Butur 2026 Masuk DPRD, Ini Fokusnya
HUT Ke-81 Kejaksaan RI, Bupati Buton Tengah: Pilar Keadilan, Kita Dukung Penuh
Viral! Guru Tidur di Emperan Sekolah, Kadis Pendidikan Mubar: Absen Geotagging Untuk Kepastian Belajar
Kolaborasi Lintas Sektor! 4 Kepala OPD dan 72 UMKM Sepakat Tata Pantai Kota Raha
Bupati Muna Sidak SPBU Atasi Antrian Panjang BBM
Dari Barang Bukti ke Aset Daerah: Kapal Azimut Senilai Rp 12,1 Miliar Diserahkan ke Pemprov Sultra
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 03:44 WIB

Car Free Day Pantai Kota Raha: Hadirkan Ruang Publik Sehat dan Ramah Wisata

Rabu, 2 September 2026 - 13:32 WIB

e-Pas Kecil Untuk Nelayan Kendari, Target 438 Pemilik Kapal Tuntas 2027

Rabu, 2 September 2026 - 13:19 WIB

Rancangan Perubahan KUA-PPAS Kabupaten Butur 2026 Masuk DPRD, Ini Fokusnya

Rabu, 2 September 2026 - 12:29 WIB

HUT Ke-81 Kejaksaan RI, Bupati Buton Tengah: Pilar Keadilan, Kita Dukung Penuh

Rabu, 2 September 2026 - 05:52 WIB

Viral! Guru Tidur di Emperan Sekolah, Kadis Pendidikan Mubar: Absen Geotagging Untuk Kepastian Belajar

Berita Terbaru