Selaraskan 4 Simpul, Kementerian ATR/BPN Percepat Proses Balik Nama Sertipikat Tanah

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SULTRAMEDIA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelaraskan empat simpul layanan untuk mempercepat proses peralihan hak atas tanah atau balik nama sertipikat. Melalui layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS), target penyelesaian ditetapkan paling lama 10 hari kerja.

Empat simpul yang terlibat dalam proses ini adalah penjual dan pembeli, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), unit pemerintah daerah yang menangani pendapatan daerah, serta Kementerian ATR/BPN melalui Kantor Pertanahan (Kantah).

Selama ini, perbedaan perhitungan waktu menjadi kendala. “BPN menilai durasi dimulai dari pembayaran Surat Perintah Setor (SPS), sementara masyarakat menghitung setelah transaksi. Padahal di dalamnya ada beberapa komponen yang terlibat,” kata Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT) Kementerian ATR/BPN, Asnaedi, di Jakarta, Jumat (28/08/2026).

Untuk menyamakan persepsi dan memberikan kepastian, ATR/BPN melakukan pembenahan sejak tahap awal. PPAT baru dapat melakukan pengecekan berkas jika penjual dan pembeli telah menyatakan kesiapan hadir saat penandatanganan akta, serta sudah memahami seluruh biaya yang harus dibayarkan.

Setelah pengecekan, pembeli mengajukan pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) ke Bapenda. Bersamaan, penjual membayar Pajak Penghasilan (PPh). Batas waktu validasi BPHTB di Bapenda adalah 3 hari. Agar target 10 hari tercapai, pembayaran pajak diminta dilakukan pada hari pertama.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Muna Serahkan Sertipikat Aset Daerah ke Pemkab Muna Pada HUT ke-81 RI

Jika dalam 3 hari validasi belum selesai, diterapkan mekanisme _fiktif positif_ agar proses tetap berjalan.

Tahap berikutnya, penandatanganan akta dan pelaporan oleh PPAT diberi waktu 2 hari. Verifikasi berkas di Kantor Pertanahan maksimal 3 hari. Setelah terbit Surat Perintah Setor (SPS), pembayaran PNBP dan penyerahan berkas fisik wajib dilakukan pada hari yang sama.

Di Kantah, diterapkan prinsip first in, first out dan fiktif positif. Apabila dalam 3 hari berkas belum diperiksa, proses dilanjutkan ke penerbitan SPS. Pencatatan peralihan hak dan penerbitan sertipikat elektronik ditargetkan terbit dalam 2 hari kerja. Statusnya dapat dipantau melalui aplikasi Sentuh Tanahku.

“Kalau ini kita lakukan semuanya, maka 10 hari itu sama yang kita rasakan dengan apa yang dirasakan masyarakat tidak akan terjadi perbedaan,” tegas Asnaedi.

Layanan PERINTIS dengan target 10 hari ini mulai diberlakukan di 17 Kantor Pertanahan. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN memberikan kepastian waktu dalam layanan pertanahan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja, Perkuat Tata Kelola dari Pusat hingga Daerah
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, ATR/BPN Genjot RDTR dan Lampaui Target Perlindungan Lahan Pertanian
Urus Peralihan Hak Secara Mandiri, BPN: Cukup Lengkapin Berkas dan Ikuti Arahan Petugas
Tak Perlu Cuti Kerja! PELATARAN Buka Layanan Pertanahan di Akhir Pekan
ATR/BPN dan BRAN Duduk Bareng, Perjelas Pembagian Tugas Reforma Agraria
Mau Urus Sertipikat Tanpa Cuti? Pakai Fitur Antrian Daring “Sentuh Tanahku” Milik ATR/BPN
Pemerintah Matangkan Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran Bareng ATR/BPN demi Percepat Reforma Agraria
Pengurusan Sertipikat Kini Pasti Jadwalnya! Layanan Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Permudah Warga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:41 WIB

ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja, Perkuat Tata Kelola dari Pusat hingga Daerah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, ATR/BPN Genjot RDTR dan Lampaui Target Perlindungan Lahan Pertanian

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Urus Peralihan Hak Secara Mandiri, BPN: Cukup Lengkapin Berkas dan Ikuti Arahan Petugas

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:28 WIB

Tak Perlu Cuti Kerja! PELATARAN Buka Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Senin, 19 Oktober 2026 - 02:22 WIB

ATR/BPN dan BRAN Duduk Bareng, Perjelas Pembagian Tugas Reforma Agraria

Berita Terbaru