Gubernur Sultra Hadiri Raker APPSI 2026, Wamendagri Soroti 5 Tantangan Kepala Daerah

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok, Sultramedia — Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menghadiri pembukaan Rapat Kerja (Raker) dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2026 di Hotel Aruna Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/07/2026).

Raker APPSI 2026 mengangkat tema _Pemberdayaan UMKM dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah_. Kegiatan ini diikuti para gubernur dan wakil gubernur se-Indonesia sebagai forum memperkuat koordinasi dan sinergi antardaerah dalam mendukung pembangunan nasional.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutannya menyebut APPSI bukan hanya forum koordinasi, tetapi juga ruang kolaborasi untuk bertukar pengalaman dan mencari solusi atas tantangan pembangunan di daerah.

“Setiap daerah memiliki karakter, tantangan, dan potensi yang berbeda. Namun kita dipersatukan oleh tanggung jawab yang sama, yaitu memastikan daerah yang kita pimpin terus bertumbuh, semakin mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Umum APPSI sekaligus Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan Raker dan Munaslub menjadi forum strategis merumuskan rekomendasi berdasarkan kondisi riil di daerah. Ia mendorong penguatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional serta reformulasi kebijakan Pajak Air Permukaan agar lebih berkeadilan dan memperkuat PAD.

Baca Juga:  Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata, Wali Kota Baubau Ajak Sinergi Bangun Daerah

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, yang membuka kegiatan secara resmi, menyoroti lima tantangan utama yang dihadapi kepala daerah saat ini. Yaitu dinamika geopolitik global, pengawalan kebijakan nasional seperti Kopdes dan desa nelayan, sinkronisasi visi misi dengan kebijakan pusat, pemahaman algoritma media, serta kewaspadaan terhadap jebakan hukum dari KPK, Bareskrim, dan Kejaksaan.

“Saat ini berselancar di antara lima tantangan ini tidak mudah. Oleh karena itu, para kepala daerah harus sering berkumpul dan berkoordinasi,” kata Bima Arya.

Ia juga menyampaikan arahan Mendagri Tito Karnavian bahwa gubernur memiliki fungsi ganda, sebagai kepala daerah otonom sekaligus perwakilan pemerintah pusat. Gubernur diminta mengoordinasikan kebijakan nasional, memimpin program prioritas, menjaga integritas, serta menyelesaikan persoalan batas wilayah.

Bima Arya menegaskan keterbatasan fiskal tidak boleh jadi penghalang. Pemda harus menjadi _transformer_, bukan _survivor_, dengan efisiensi anggaran, penguatan investasi, optimalisasi aset, peningkatan kinerja BUMD dan BLUD, penyederhanaan regulasi, serta percepatan tata ruang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Target 2029 Tembus Lebih Cepat, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%
ATR/BPN Butuh SDM Baru: Paham Regulasi Paham Manusia – Pesan Sri Sultan
Nusron Wahid: Kebijakan Pertanahan Bermuara Pada Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat
Sudah Beli Tanah Tapi Nama Belum Ganti di Sertipikat? Segera Urus Balik Nama ke BPN
KPU Dapat Rp4,68 Triliun di APBN 2027, Minta Tambahan Rp78,3 Miliar untuk Pemilu 2029
Selaraskan 4 Simpul, Kementerian ATR/BPN Percepat Proses Balik Nama Sertipikat Tanah
Kementerian ATR/BPN Luncurkan Sertipikat Gratis untuk MBR, Dukung Program Hunian Terjangkau
Percepat Pelayanan, Kementerian ATR/BPN Terapkan Sistem Organisasi Berbasis Wilayah di 10 Kantah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:09 WIB

Target 2029 Tembus Lebih Cepat, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%

Minggu, 6 September 2026 - 11:58 WIB

ATR/BPN Butuh SDM Baru: Paham Regulasi Paham Manusia – Pesan Sri Sultan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:51 WIB

Nusron Wahid: Kebijakan Pertanahan Bermuara Pada Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat

Sabtu, 5 September 2026 - 12:42 WIB

Sudah Beli Tanah Tapi Nama Belum Ganti di Sertipikat? Segera Urus Balik Nama ke BPN

Rabu, 2 September 2026 - 13:05 WIB

KPU Dapat Rp4,68 Triliun di APBN 2027, Minta Tambahan Rp78,3 Miliar untuk Pemilu 2029

Berita Terbaru

Berita Daerah

Panik Jari Bengkak, Anak Magang Kominfo Kendari Minta Tolong Damkar

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:10 WIB

Berita Nasional

Target 2029 Tembus Lebih Cepat, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%

Selasa, 8 Sep 2026 - 06:09 WIB