KENDARI, SULTRAMEDIA — Jadwal penerbangan dari Bandara Halu Oleo Kendari ke Jakarta kembali kacau. Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau membuat Bandara Soekarno-Hatta belum bisa beroperasi normal, sehingga ratusan calon penumpang di Sultra harus menunda keberangkatan.
Berdasarkan data Senin (7/9/2026), ada 635 orang dari 4 maskapai yang gagal terbang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.
Humas Bandara Halu Oleo Kendari, Nurlansyah, membenarkan adanya pembatalan massal ini. Ia menjelaskan gangguan operasional di CGK masih berlangsung dan berimbas ke sejumlah bandara di daerah.
“Untuk hari ini, 7 September 2026, tercatat empat penerbangan dari Kendari ke Jakarta terdampak. Total ada 635 penumpang,” jelas Nurlansyah dalam rilis resmi.
Keempat penerbangan yang dibatalkan yaitu:
1. Pelita Air IP811
2. Citilink QG331
3. Batik Air ID6723
4. Garuda Indonesia GA605
Menurut pihak bandara, penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta dilakukan sebagai langkah mitigasi keselamatan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Untuk penumpang yang dirugikan, maskapai sudah menyiapkan dua opsi penanganan. Calon penumpang bisa memilih reschedule atau rebooking ke jadwal berikutnya, dan juga bisa mengajukan refund atau pengembalian dana tiket penuh.
“Penanganan penumpang diserahkan sepenuhnya ke masing-masing maskapai. Kebijakannya mengikuti aturan yang berlaku di tiap operator,” tutup Nurlansyah.
Erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa hari terakhir memang memicu penutupan dan pengalihan sejumlah rute penerbangan di wilayah barat Indonesia. Penumpang diimbau terus memantau informasi terbaru dari maskapai sebelum ke bandara.












