MUNA, SULTRAMEDIA — Seorang warga Desa Wuna, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, dilaporkan hilang di kawasan hutan. Korban bernama La Baadi, 63 tahun, terakhir terlihat saat hendak memasang jerat ayam hutan pada Kamis (03/09/2026).
Hingga Sabtu sore, korban belum juga ditemukan. Keluarga dan warga sempat melakukan pencarian mandiri, namun hanya menemukan barang milik korban berupa tempat air minum dan kotak rokok.
Berdasarkan keterangan keluarga, La Baadi pamit dari rumah sekitar pukul 07.00 WITA. Karena tak kunjung pulang hingga Jumat, keluarga mulai khawatir dan menyisir area hutan yang biasa dilalui korban.
“Setelah dicari, yang ditemukan hanya tempat minum dan bungkus rokok. Itu yang membuat keluarga yakin korban berada di sekitar lokasi tersebut,” kata salah seorang warga.
Laporan resmi baru masuk ke Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari pada Sabtu (05/09/2026) pukul 15.40 WITA. Pelapor adalah Abdul Kadir, keponakan korban.
Merespons laporan itu, Kepala KPP Kendari Amiruddin A.S memerintahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan pukul 16.05 WITA. Tim tiba di Desa Wuna pukul 17.15 WITA dan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa, keluarga, serta warga.
Operasi pencarian gabungan pun dilakukan. Personel yang terlibat di antaranya Unit Siaga SAR Muna, aparat desa, warga, keluarga korban, dan unsur SAR Mission Coordinator (SMC). Penyisiran dilakukan di titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban memasang jerat.
Namun hingga pukul 18.00 WITA, hasil nihil. Tim memutuskan menghentikan sementara operasi karena kondisi sudah gelap.
“Pencarian akan dilanjutkan Minggu (06/09/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA dengan area penyisiran yang diperluas di kawasan hutan Desa Wuna,” ujar Amiruddin.
Pihak keluarga berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.












