4,1 Juta Ton! BULOG Bukukan Capaian Pengadaan Beras Terbesar Sepanjang Sejarah

- Penulis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SULTRAMEDIA — Perum BULOG kembali mengukir prestasi. Hingga 8 Oktober 2026, total serapan beras melalui program Public Service Obligation telah mencapai 4.115.014 ton. Realisasi itu melampaui target yang diberikan pemerintah sebesar 4 juta ton, atau setara 102,88 persen.

Capaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah BULOG berdiri. Sebelumnya, rekor pengadaan terbesar terjadi pada 2012 dengan angka 3,65 juta ton. Sementara di tahun 2025, serapan BULOG tercatat 3.191.969 ton.

Kontribusi daerah turut menguatkan capaian nasional. Di wilayah kerja BULOG KC Raha, dari target 892 ton gabah, sudah direalisasikan 456 ton per 1 Oktober 2026. Persentasenya mencapai 72,33 persen.

Dari jumlah itu, telah dihasilkan 329.909 kg beras. KC Raha memperkirakan serapan akan terus naik hingga akhir tahun seiring masih berlangsungnya panen.

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut hasil ini adalah kerja kolektif di seluruh daerah.

“Angka 4,1 juta ton ini bukti nyata komitmen kami di lapangan. Petugas BULOG bergerak ke sentra-sentra produksi, memastikan gabah petani terserap, dan stok pemerintah terus bertambah,” ujarnya di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga:  Rakor Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan, Plt Wakil Jaksa Agung: Pencegahan Diperkuat

Sepanjang 2026, BULOG memang menggenjot instrumen pengadaan. Mulai dari memperluas titik pembelian di tingkat petani, menambah kesiapan gudang, hingga mempercepat penyerapan saat musim panen tiba. Tujuannya satu: menjaga agar produksi petani terserap maksimal dan Cadangan Beras Pemerintah semakin kuat.

Menurut Ahmad Rizal, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Presiden, Kemenko Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, serta para petani dan mitra kerja.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Capaian ini harus jadi semangat baru bagi kami untuk terus berpihak pada petani, menjaga ketersediaan pangan, dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Rekor pengadaan ini juga bertepatan dengan jelang dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dengan stok yang kini lebih besar di hulu, pemerintah memiliki fondasi kuat untuk menjalankan program stabilisasi harga dan penyaluran bantuan pangan.

BULOG memastikan akan terus menjaga momentum penyerapan hingga Desember 2026. Melalui inovasi dan kolaborasi dari hulu ke hilir, perusahaan berkomitmen mengawal swasembada pangan yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Muna Lantik La Ode Hafili Pau Jadi PJ Sekda! Kebut Seleksi Definitif
Tak Perlu Izin Kantor! Urus Sertifikat Tanah Kini Bisa di Akhir Pekan Lewat PELATARAN
Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Bikin Urus Tanah Makin Tenang dan Efisien
APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Guru dan Nakes, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp23 Triliun
240 Ribu P3K Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Dimulai Januari 2027
Layanan Perintis 10 Hari Diperluas ke 95 Kantah, Target Nasional 1 Januari 2027
HANTARU 2026: Momentum Benahi Layanan Pertanahan di Seluruh Indonesia
Target 3 Juta Bidang, ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah untuk MBR
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:42 WIB

4,1 Juta Ton! BULOG Bukukan Capaian Pengadaan Beras Terbesar Sepanjang Sejarah

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:04 WIB

Tak Perlu Izin Kantor! Urus Sertifikat Tanah Kini Bisa di Akhir Pekan Lewat PELATARAN

Senin, 5 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Bikin Urus Tanah Makin Tenang dan Efisien

Selasa, 29 September 2026 - 11:47 WIB

APBN 2027 Tanggung Gaji PPPK Guru dan Nakes, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp23 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 11:32 WIB

240 Ribu P3K Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Dimulai Januari 2027

Berita Terbaru