Pangkas Biaya Nelayan, Bupati Butsel Gagas SPBU Terapung di Wilayah Kepulauan

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAUBAU, SULTRAMEDIA — Mahalnya ongkos dan terbuangnya waktu melaut karena harus kembali ke darat untuk isi BBM jadi keluhan nelayan Buton Selatan. Menjawab itu, Bupati Buton Selatan (Butsel), Muhammad Adios, menggagas penyediaan SPBU terapung agar BBM bisa dijangkau langsung di laut.

Gagasan itu disampaikan Bupati saat Rakor distribusi dan ketersediaan BBM bersama Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman, Kepala BPH Migas Wahyudin Anas, dan jajaran PT Pertamina Patra Niaga di Kantor Pertamina Fuel Terminal Baubau, Kamis (03/09/2026).

Dalam forum tersebut, Bupati menyoroti belum adanya layanan bunker service di Buton Selatan. Akibatnya, setiap kali stok solar menipis di tengah laut, nelayan terpaksa memutar haluan ke daratan.

“Wilayah kita kepulauan. Kalau bunker service tidak ada, nelayan pasti rugi waktu dan biaya. Bagaimana kalau kita buat SPBU terapung? Jadi mereka tidak perlu lagi bolak-balik ke darat,” kata Muhammad Adios.

Menurutnya, SPBU terapung bisa menjadi alternatif pelayanan yang lebih dekat dengan aktivitas nelayan. Apalagi sebagian besar masyarakat Butsel menggantungkan hidup dari melaut dan aktivitas antar pulau.

Baca Juga:  Pemkab Buteng Usulkan "Trans Marine" Pertama di Indonesia, Pemuda Dikasih Kapal + Rumah Gratis

Bupati juga menyatakan siap mendukung jika Pertamina merespons positif. Ia mengajak duduk bersama membahas skema kerja sama agar cakupannya menyeluruh ke seluruh titik tangkap nelayan.

“Kalau ini bisa ditindaklanjuti Pertamina, Pemkab siap mendukung. Kita diskusikan bentuknya seperti apa, supaya semua nelayan terlayani. Jangan sampai ada yang ketinggalan,” ujarnya.

Adios menilai, dengan adanya SPBU terapung, nelayan tidak perlu lagi bergantung penuh pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan atau SPBN di darat. Efisiensi waktu melaut bisa meningkat dan biaya operasional bisa ditekan.

“Ini soal efisiensi. Jangan sampai mereka habis solar di laut lalu harus kembali jauh hanya untuk isi BBM. Kalau ada di laut, jelas lebih hemat,” tambahnya.

Ia berharap usulan ini menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dan Pertamina sebagai bentuk pemerataan layanan energi, khususnya untuk daerah kepulauan.

Hingga saat ini belum ada kepastian dari Pertamina terkait realisasi SPBU terapung. Namun usulan Bupati Butsel ini membuka ruang diskusi baru terkait penguatan infrastruktur energi bagi nelayan di wilayah 3T.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panik Jari Bengkak, Anak Magang Kominfo Kendari Minta Tolong Damkar
Optimalisasi Pajak Daerah Jadi Sorotan di KUA-PPAS APBD-P Baubau 2026
Jangan Sampai Asap Tutupi Pesta, Baubau Diingatkan Bahaya Kebakaran Jelang Hari Jadi
Tali Pengaman Terlepas, Penyadap Enau di Waulai Mubar Meninggal
635 Penumpang di Kendari Batal Terbang ke Jakarta Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Lansia 63 Tahun Yang Hilang di Hutan Wuna Akhirnya Ditemukan
Warga 63 Tahun Hilang di Hutan Wuna Muna Saat Pasang Jerat, Tim SAR Lakukan Pencarian
BPBD-Distan Baubau Tinjau Sawah Kekeringan di Bungi: Petani Butuh Air
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

Panik Jari Bengkak, Anak Magang Kominfo Kendari Minta Tolong Damkar

Selasa, 8 September 2026 - 09:27 WIB

Pangkas Biaya Nelayan, Bupati Butsel Gagas SPBU Terapung di Wilayah Kepulauan

Selasa, 8 September 2026 - 09:12 WIB

Optimalisasi Pajak Daerah Jadi Sorotan di KUA-PPAS APBD-P Baubau 2026

Senin, 7 September 2026 - 09:46 WIB

Jangan Sampai Asap Tutupi Pesta, Baubau Diingatkan Bahaya Kebakaran Jelang Hari Jadi

Senin, 7 September 2026 - 04:12 WIB

635 Penumpang di Kendari Batal Terbang ke Jakarta Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

Berita Daerah

Panik Jari Bengkak, Anak Magang Kominfo Kendari Minta Tolong Damkar

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:10 WIB

Berita Nasional

Target 2029 Tembus Lebih Cepat, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%

Selasa, 8 Sep 2026 - 06:09 WIB