Inflasi Kota Kendari Naik: Lonjakan Terjadi Pada Pangan

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, SULTRAMEDIA — Harga pangan kembali jadi perhatian utama Pemerintah Kota Kendari. Penyebabnya, kelompok makanan, minuman dan tembakau masih jadi penyumbang terbesar perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK) di ibu kota Sultra.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Rilis IHK dan Inflasi Kota Kendari yang digelar BPS Kota Kendari di Aula Lantai II Kantor BPS, Senin (03/08/2026).

Mewakili Wali Kota, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kendari, Nismawati hadir memimpin pembahasan bersama TPID, Bank Indonesia, dan sejumlah OPD terkait.

Kepala BPS Kota Kendari, Sultriawati Efendy memaparkan 3 angka inflasi terbaru:
– m-to-m Juli vs Juni 2026: 0,16%
– y-on-y Juli 2026 vs Juli 2025: 3,82%
– y-to-d Juli 2026 vs Des 2025: 4,23%

Menurutnya, lonjakan paling terasa ada di kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Asisten II Setda Pemkot Kendari, Nismawati menegaskan pengendalian inflasi adalah prioritas Pemkot Kendari karena berdampak langsung ke stabilitas ekonomi dan daya beli warga.

Baca Juga:  PAD Baubau 2026 Diproyeksi Naik Rp7,94 Miliar, Ini Rinciannya

“Pemerintah Kota Kendari akan terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas pangan, agar masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkot akan memperkuat 3 hal: ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga di pasaran.

Dalam diskusi, TPID Kota Kendari bersama BI dan OPD membahas antisipasi gejolak harga beberapa bulan ke depan.

Komitmen yang ditegaskan:
1. Pemantauan harga rutin di pasar;
2. Penguatan koordinasi lintas sektor; dan
3. Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah jika diperlukan.

“Data dari BPS ini penting jadi dasar kita mengambil kebijakan yang tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan,” tambah Nismawati.

Dengan sinergi Pemkot, BPS, BI dan seluruh pemangku kepentingan, Pemkot berharap stabilitas harga di Kendari tetap terjaga. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi daerah, daya beli, dan kesejahteraan masyarakat bisa terus meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penertiban Gas 3 Kg di Kendari Dimulai, Pedagang Eceran Diberi Waktu Hingga 4 Oktober
Polemik Transportasi Konvensional Vs Online di Pelabuhan Baubau, KSOP Tegaskan Aturan
Kunker di Mubar, Sekjen Transmigrasi Bersama Ridwan Bae Siap Bawa Program Lanjutan
Bupati Azhari: Semua Kafe di Buteng Tak Berizin, Tutup Jika Warga Kompak
Digigit Buaya 3 Meter Saat Manah Ikan! Nelayan Kulisusu Dilarikan ke RSUD Butur
Polres Muna Amankan 9,71 Gram Sabu Dari Tangan 2 Pelajar
Polisi Ungkap Motif Pencuri Kotak Amal di Apotek Raha: Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judol
Bupati Bachrun Serahkan Proposal Proyek Strategis Muna ke Menteri PU Dody Hanggoro
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 03:29 WIB

Penertiban Gas 3 Kg di Kendari Dimulai, Pedagang Eceran Diberi Waktu Hingga 4 Oktober

Senin, 28 September 2026 - 03:09 WIB

Polemik Transportasi Konvensional Vs Online di Pelabuhan Baubau, KSOP Tegaskan Aturan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:29 WIB

Kunker di Mubar, Sekjen Transmigrasi Bersama Ridwan Bae Siap Bawa Program Lanjutan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:23 WIB

Bupati Azhari: Semua Kafe di Buteng Tak Berizin, Tutup Jika Warga Kompak

Sabtu, 26 September 2026 - 04:04 WIB

Polres Muna Amankan 9,71 Gram Sabu Dari Tangan 2 Pelajar

Berita Terbaru