Arah Baru Penataan Kawasan, Kementerian ATR/BPN Pantau Konsolidasi Tanah di Muna

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUNA, SULTRAMEDIA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI memantau langsung progres penataan pertanahan di Kabupaten Muna. Ini menjadi sinyal adanya arah baru penataan kawasan melalui program Konsolidasi Tanah.

Kepala Subdirektorat Konsolidasi Tanah Wilayah II Kementerian ATR/BPN, Popie Hagy Gusmartin, bersama tim melakukan Kunjungan Kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Muna, Selasa (12/8/2026).

Kedatangan tim pusat disambut oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Muna, Ade Irawadi, beserta jajaran.

Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring dan evaluasi progres pelaksanaan Materi Teknis Perencanaan Konsolidasi Tanah. Tujuannya untuk memastikan proses penyusunan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Ade Irawadi menyebut berdasarkan hasil monitoring, pelaksanaan penyusunan Materi Teknis di Muna menunjukkan perkembangan yang baik. Sejumlah data dan informasi pendukung telah dihimpun, termasuk kondisi eksisting dan potensi penataan pada beberapa alternatif lokasi yang sedang dipertimbangkan.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN dan Kejaksaan Agung Jalin Kerjasama Perkuat Pengamanan Aset, Pulihkan Hak Korban dan Kerugian Negara

Dalam kesempatan itu, Kasubdit Konsolidasi Tanah Wilayah II bersama Kepala Kantor Pertanahan Muna dan jajaran juga membahas alternatif lokasi yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan melalui Konsolidasi Tanah.

Pembahasan menyoroti kondisi wilayah, kebutuhan penataan, kesiapan data, serta aspek pendukung lainnya. Hal ini menjadi bahan penting dalam menentukan arah perencanaan selanjutnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan penyusunan Materi Teknis Perencanaan Konsolidasi Tanah dapat terus disempurnakan. Sehingga menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran, sesuai kondisi dan kebutuhan wilayah, serta mendukung penataan pertanahan dan pembangunan kawasan secara berkelanjutan.

“Program Konsolidasi Tanah diharapkan mampu menata ulang penggunaan dan pemanfaatan tanah agar lebih tertib, efisien, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat Muna,” ujar Ade Irawadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Kendari Bidik Investor China, Tawarkan Kawasan Industri 1.500 Hektare
Investasi PT SAJ di Muna Timur! BPN Muna Pastikan Tata Ruang Kebun Kelapa Tertib
PPPK Paruh Waktu di Muna Akhirnya Digaji, Cair Usai APBD Perubahan
Pengguna QRIS di Sultra Naik 23%, Ekspor Masih Jadi Tantangan Bagi UMKM
5 Daerah di Sultra Terima Cipratan Dana Segar Dari Pusat, Muna Terbesar Rp137,5 Miliar
Peringatan HVN 2026 di Baubau: Mengenang Jasa, Menyalakan Asa Indonesia
3 Rumah Hangus Terbakar di Lombujaya Mubar, Diduga Dipicu Anak Main Api
16 Jam Gelap Terus! Pemkab Butsel Kebut PLTS 5 Hektare Agar Kadatua Listrik 24 Jam
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Pemkot Kendari Bidik Investor China, Tawarkan Kawasan Industri 1.500 Hektare

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Arah Baru Penataan Kawasan, Kementerian ATR/BPN Pantau Konsolidasi Tanah di Muna

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Investasi PT SAJ di Muna Timur! BPN Muna Pastikan Tata Ruang Kebun Kelapa Tertib

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:25 WIB

PPPK Paruh Waktu di Muna Akhirnya Digaji, Cair Usai APBD Perubahan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:26 WIB

5 Daerah di Sultra Terima Cipratan Dana Segar Dari Pusat, Muna Terbesar Rp137,5 Miliar

Berita Terbaru

Berita Daerah

PPPK Paruh Waktu di Muna Akhirnya Digaji, Cair Usai APBD Perubahan

Rabu, 12 Agu 2026 - 03:25 WIB