KENDARI, SULTRAMEDIA — Panik karena cincin tak bisa dilepas dan jari makin bengkak, seorang anak magang di Dinas Kominfo Kota Kendari akhirnya meminta bantuan Tim Pemadam Kebakaran. Selasa (08/09/2026), Tim Rescue Damkar Kendari pun turun langsung ke kantor.
Anak magang tersebut bernama Fira. Ia mengalami pembengkakan pada salah satu jarinya setelah cincin yang dikenakan sulit dilepaskan. Khawatir terjadi cedera serius, pihak kantor segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari.
Tak butuh waktu lama, Tim Rescue Pleton 1 yang dipimpin Danton Muslim, bersama 4 personel tiba di lokasi. Dengan peralatan khusus dan prosedur aman, petugas melakukan proses pelepasan cincin secara hati-hati.
Upaya itu membuahkan hasil. Cincin berhasil dilepas dari jari Fira tanpa menimbulkan luka. Aksi penyelamatan itu dilakukan langsung di Kantor Dinas Kominfo Kota Kendari.
Sekretaris Dinas Kominfo Kendari, Wawan Astanto, mengapresiasi gerak cepat Damkar. Ia menyebut kehadiran petugas sangat membantu dan meringankan kepanikan yang terjadi.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Tim Damkar Kendari. Respons cepat mereka sangat kami apresiasi. Ini menunjukkan bahwa tugas Damkar tidak hanya memadamkan kebakaran, tapi juga siap membantu warga dalam kondisi darurat lain,” ujarnya.
Wawan juga berharap kerja sama antar OPD di lingkup Pemkot Kendari terus terjalin baik. Menurutnya, kesiapsiagaan seperti ini penting untuk pelayanan masyarakat.
Pihak Damkar sendiri menegaskan akan selalu siaga 24 jam. Selain kebakaran, tim rescue juga dilatih untuk menangani berbagai situasi darurat, termasuk evakuasi benda yang membahayakan tubuh.
Beruntung insiden ini tidak menimbulkan cedera serius. Damkar Kendari mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan perhiasan, terutama saat beraktivitas.












