Tali Pengaman Terlepas, Penyadap Enau di Waulai Mubar Meninggal

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUNA BARAT, SULTRAMEDIA — Seorang warga Desa Waulai, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat (Mubar) Sultra, Andi Baru (62) meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon enau. Peristiwa itu terjadi pada Senin (07/09/2026), sekitar pukul 05.30 WITA.

Korban saat itu sedang menyadap pohon enau untuk mengambil air nira di kebun miliknya yang berjarak sekitar 450 meter dari rumah.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Lawa, IPDA Jaman, korban berangkat ke kebun bersama istrinya, Wa Usu, sekitar pukul 04.50 WITA. Setibanya di lokasi, korban langsung menyadap dua pohon enau pertama.

Sekitar pukul 05.30 WITA, korban kembali naik ke pohon enau ketiga. Saat berada di atas, korban meminta istrinya mengambil jerigen kosong yang disimpan sekitar 20 meter dari pohon.

“Tiba-tiba saksi mendengar bunyi keras. Setelah menoleh, saksi melihat korban sudah tergeletak di bawah pohon enau dalam posisi terlentang. Kepala korban berada dekat pohon,” kata IPDA Jaman.

Lanjutnya, korban sempat menyampaikan kalimat “saya sudah momati” kepada istrinya. Wa Usu kemudian berlari meminta tolong ke rumah warga, La Pili. Saat tiba di lokasi bersama La Pili, korban sudah tidak bernyawa.

Baca Juga:  Diduga Kejar Kapal Feri, Dua Pengendara Jatuh di Tikungan Tajam Warangga Muna

Saksi lain, La Safaria mengaku mendengar kabar tersebut sekitar pukul 06.00 WITA dan langsung menuju lokasi. Ia melihat korban sudah tergeletak dipangku istrinya.

Dari hasil pemeriksaan di TKP, polisi menduga korban jatuh karena simpul ujung tali nilon yang digunakan sebagai tali pengaman badan saat menyadap terlepas. Akibatnya korban jatuh dari ketinggian sekitar 8 meter.

“Korban diduga lalai menggunakan tali nilon sebagai penahan badan saat melakukan aktivitas sadap di atas pohon enau sehingga simpulnya terlepas,” jelas Kapolsek.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi.

Polsek Lawa telah melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, menghubungi Tim Inafis Polres Muna, dokumentasi, meminta keterangan saksi, dan membuat berita acara penolakan visum dari keluarga.

Peristiwa ini menjadi imbauan bagi para penyadap enau di Muna Barat agar lebih teliti memeriksa tali pengaman sebelum naik ke pohon guna menghindari kecelakaan serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Sampai Asap Tutupi Pesta, Baubau Diingatkan Bahaya Kebakaran Jelang Hari Jadi
635 Penumpang di Kendari Batal Terbang ke Jakarta Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Lansia 63 Tahun Yang Hilang di Hutan Wuna Akhirnya Ditemukan
Warga 63 Tahun Hilang di Hutan Wuna Muna Saat Pasang Jerat, Tim SAR Lakukan Pencarian
BPBD-Distan Baubau Tinjau Sawah Kekeringan di Bungi: Petani Butuh Air
Wamen Ossy: Sertipikat MBR Banjar Jadi Bukti Negara Hadir
Ambulance Laut Sultra: Cara Kerja dan Alur Rujukannya
Rapat di Baubau, BPH Migas Minta Pemda dan Forkopimda Perkuat Monitoring dan Pengawasan Distribusi BBM
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:46 WIB

Jangan Sampai Asap Tutupi Pesta, Baubau Diingatkan Bahaya Kebakaran Jelang Hari Jadi

Senin, 7 September 2026 - 09:32 WIB

Tali Pengaman Terlepas, Penyadap Enau di Waulai Mubar Meninggal

Senin, 7 September 2026 - 04:12 WIB

635 Penumpang di Kendari Batal Terbang ke Jakarta Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 03:47 WIB

Lansia 63 Tahun Yang Hilang di Hutan Wuna Akhirnya Ditemukan

Minggu, 6 September 2026 - 03:53 WIB

BPBD-Distan Baubau Tinjau Sawah Kekeringan di Bungi: Petani Butuh Air

Berita Terbaru

Berita Daerah

Tali Pengaman Terlepas, Penyadap Enau di Waulai Mubar Meninggal

Senin, 7 Sep 2026 - 09:32 WIB

Berita Daerah

Lansia 63 Tahun Yang Hilang di Hutan Wuna Akhirnya Ditemukan

Senin, 7 Sep 2026 - 03:47 WIB