KM Legenda Nusantara 99 Terbakar di Bombana, Muatan Cairan Berbahaya Meledak, 2 Meninggal

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, SULTRAMEDIA — Kapal motor angkutan barang KM Legenda Nusantara 99 terbakar hebat hingga meledak dan tenggelam di perairan antara Pulau Selayar dan Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sultra, Senin malam (31/8/2026).

Kapal yang berlayar dari Jakarta menuju Morowali itu diketahui mengangkut muatan berbahaya berupa cairan chemical dan alat berat. Berdasarkan manifest, jumlah Person on Board (POB) sebanyak 13 orang termasuk nahkoda kapal.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Kendari, Saiful mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada Selasa (1/9/2026) pukul 08.35 WITA.

“Kami langsung memberangkatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna menggunakan speedboat Polairud menuju titik pertemuan evakuasi medis di perairan Tampo,” ujar Saiful saat dikonfirmasi.

Sebelum tim SAR tiba, seluruh 13 POB sempat dievakuasi lebih dulu oleh KM KBR Benua Dua yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Proses evakuasi lanjutan kemudian dilakukan oleh tim gabungan dari Staf Operasi Basarnas Kendari, Tim Rescue USS Muna, Polairud Muna, KUPP Raha, Kesehatan Pelabuhan, Puskesmas Tampo, serta masyarakat setempat.

Daftar Nama Awak KM Legenda Nusantara 99:

Meninggal Dunia 2 Orang:
1. Jon Purba – Seken, meninggal dunia di atas kapal;
2. Yudi – Oiler 3, meninggal dunia saat dalam perjalanan ke RSUD dr. LM Baharuddin Raha;

Baca Juga:  Berdiri Tegak di Tengah Duka, Kisah Alif Peserta GJI Sentuh Hati Wali Kota Baubau

ABK Lainnya yang Selamat:
3. Sahariar – Kapten;
4. Harianto – KKM;
5. Surya Darma – Mualim 1;
6. Kasri – Juru Mudi;
7. Andi Beril – Juru Mudi;
8. Hidayanto – Juru Mudi;
9. Ace Baharudin – Masinis 2;
10. Ali Muktar – Masinis 3;
11. Faizal – Oiler 1;
12. Taufik – Oiler 2; dan
13. Aksan – Koki.

Komandan Marnit Muna, AIPDA Karim menambahkan sebagian besar korban mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal saat kapal terbakar.

“Awak kapal saat ini masih menjalani pengobatan di RSUD dr LM Baharuddin Raha. Korban mengalami sesak sehingga perlu dilakukan perawatan medis,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api berasal dari bocornya cairan kimia yang memicu ledakan.

Tim gabungan juga masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi pencemaran laut akibat tumpahan chemical.

Pihak berwenang mengimbau kepada masyarakat dan nelayan agar tidak mendekati lokasi kejadian guna menghindari risiko paparan cairan berbahaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pangan Sedunia 2026, BULOG Raha Gelar Pasar Murah Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
Rapat Tata Batas Yonif TP, Kantah Muna Perkuat Sinergi Dengan Pemkab
PABERSI Muna Siapkan 24 Atlit Pada Porprov Sultra 2026, Bidik Medali Bukan Sekedar Partisipasi
BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”
Asap Selimuti Kota Raha, Aktivis Lingkungan Minta Pemda Ambil Langkah Penanganan
Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi
Kantor Pertanahan Muna Gelar Rapat Integrasi Reforma Agraria: Dukung Perpres 62/2023
BMKG: 17 Wilayah di Sultra Terdampak Kabut Asap Kategori Sedang, Jarak Pandang Turun di Bawah 5 Km
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Hari Pangan Sedunia 2026, BULOG Raha Gelar Pasar Murah Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Rapat Tata Batas Yonif TP, Kantah Muna Perkuat Sinergi Dengan Pemkab

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Asap Selimuti Kota Raha, Aktivis Lingkungan Minta Pemda Ambil Langkah Penanganan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi

Berita Terbaru

Berita Daerah

Rapat Tata Batas Yonif TP, Kantah Muna Perkuat Sinergi Dengan Pemkab

Selasa, 20 Okt 2026 - 08:59 WIB