KENDARI, SULTRAMEDIA — Kompetisi memperebutkan kursi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara memasuki babak baru. Panitia Seleksi JPT Madya telah mengumumkan 6 peserta yang lolos seleksi administrasi.
Menariknya, tidak semua peserta berasal dari internal Pemprov Sultra. Ada 1 nama yang justru datang dari Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar).
Berdasarkan Keputusan Ketua Pansel Nomor 07/SELTER/JPTM/VIII/2026 yang ditetapkan 27 Agustus 2026, 6 nama itu berhak lanjut ke tahapan seleksi berikutnya.
Dari internal Pemprov Sultra ada 3 nama:
1. La Ode Muhammad Rusdin Jaya
2. Muhammad Fadlansyah
3. Parinringi
Sedangkan dari luar Pemprov Sultra juga 3 nama:
1. Marwiyah Tombili – Pemkab Konawe Selatan
2. Syarifuddin – Pemkot Kendari
3. Suyuti – Pemprov Sulawesi Barat
Komposisi ini menunjukkan seleksi Sekda Sultra terbuka luas. Bukan hanya pejabat eselon II di lingkup provinsi, tapi juga dari kabupaten/kota hingga provinsi tetangga ikut meramaikan.
Jadwal Tahapan Selanjutnya
Para peserta akan menjalani 3 tahapan inti:
– Assessment Center: 1-3 September 2026 di Kantor BKN, Jl. Mayjend Sutoyo No. 12, Cililitan, Jakarta Timur
– Penulisan Makalah: 9 September 2026 di Claro Hotel Kendari
– Presentasi dan Wawancara: 10 September 2026 di tempat yang sama
Dari 6 peserta ini nantinya akan disaring menjadi 3 nama terbaik. Ketiganya akan diajukan sesuai mekanisme penetapan Sekda definitif.
Plt. Kepala BKD Sultra, Andi Khaeruni, menegaskan bahwa pejabat dari kab/kota juga punya peluang yang sama. Namun ada syarat khusus bagi peserta dari luar Pemprov Sultra.
“Kalau dari kabupaten harus ada izin bupati, dari kota izin wali kota. Kalau dari kementerian ya dari pimpinannya,” ucap Andi.
Ia juga meluruskan bahwa BKD hanya berperan sebagai sekretariat. Proses seleksi sepenuhnya dijalankan oleh Pansel yang beranggotakan 5 orang dari unsur Kemendagri, KemenPAN-RB, Kemensetneg, akademisi, dan tokoh masyarakat.
“Tidak ada arahan khusus dari Pak Gubernur. Pansel yang akan menentukan 3 besar berdasarkan kompetensi, kapasitas, dan integritas,” tegasnya.
Andi berharap seluruh rangkaian seleksi bisa rampung sebelum masa jabatan Pj. Sekda Sultra, Muhammad Fadlansyah, berakhir.
“Targetnya sekitar 1 bulan. Tapi karena melibatkan pejabat pusat, jadwal bisa saja menyesuaikan. Kita upayakan sebelum masa Pj. Sekda selesai, Sekda definitif sudah ditetapkan,” tutupnya.











