Jati Penghias Museum Bharugano Wuna Dicabut OTK, Diduga Mau Dicuri

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUNA, SULTRAMEDIA — Satu batang kayu jati yang selama ini menjadi penghias ikonik di bagian depan Museum Bharugano Wuna, Jl. Bypass Kota Raha, ditemukan roboh dan tercabut, Selasa (04/08/2026) pagi. Aksi diduga pencurian oleh orang tak dikenal itu menjadi kejadian pertama sepanjang sejarah museum.

Jati berukuran panjang sekitar 1,5 meter dengan diameter 30 cm itu memang sengaja dipajang di gerbang depan museum sebagai miniatur identitas daerah. Posisinya yang strategis ternyata menarik perhatian pihak tak bertanggung jawab.

“Baru kali ini terjadi. Jati yang tersusun rapi di bagian depan sudah terlepas dari dudukannya,” kata Kabid Kebudayaan Dikbud Muna yang juga Plt. Kepala Museum Bharugano Wuna, Hadi Wahyudi.

Baca Juga:  KM Mahkota Menui Tenggelam, Nelayan dan Basarnas Evakuasi 29 Penumpang

Hal senada disampaikan salah satu pegawai museum, La Gia. Ia menduga ada orang tertentu yang sengaja mencabut batangan jati tersebut.

“Ada 1 batang sudah roboh tercabut, posisinya di gerbang kanan depan,” ujarnya.

Beruntung kayu jati itu berhasil diamankan petugas sebelum benar-benar dibawa kabur. Kini batangan jati tersebut disimpan di bawah rumah adat Museum Bharugano Wuna.

“Kita simpan di kolong rumah, diguling bareng teman bertiga. Kejadian ini sudah kami laporkan ke atasan,” kata Gia.

Hingga berita ini diturunkan, pihak museum melakukan pengawasan dan berharap kejadian serupa tidak terulang. Batangan jati itu bukan sekadar hiasan, melainkan bagian dari simbol budaya yang melekat pada Museum Bharugano Wuna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Sampah Dapur Jadi Pembersih Serbaguna, KKN UHO Ajak Warga Anaiwoi Kolaka Bikin Eco-Enzyme
Warga Anaiwoi Kolaka Serbu Pemeriksaan Kesehatan Gratis KKN UHO: Target 40, Yang Datang 100 Lebih
Call Center 112 Pemkot Kendari Terima Panggilan Masuk Hingga 2.321, Dishub Terima Laporan Terbanyak
Inflasi Kota Kendari Naik: Lonjakan Terjadi Pada Pangan
83 Soal, 30 Menit! Agustus Ini Seluruh ASN Sultra Wajib Ikut Uji Kompetensi Digital
Ekonomi Sultra Melejit 6,23%, Pemprov Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 ke DPRD
Kebut Transformasi Digital, 300 ASN Baubau Dilatih Bikin Konten AI
AKBP Noer Alam Resmi Jabat Kapolres Baubau, Pemkot Siap Dukung Penuh
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Dari Sampah Dapur Jadi Pembersih Serbaguna, KKN UHO Ajak Warga Anaiwoi Kolaka Bikin Eco-Enzyme

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Warga Anaiwoi Kolaka Serbu Pemeriksaan Kesehatan Gratis KKN UHO: Target 40, Yang Datang 100 Lebih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Call Center 112 Pemkot Kendari Terima Panggilan Masuk Hingga 2.321, Dishub Terima Laporan Terbanyak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Inflasi Kota Kendari Naik: Lonjakan Terjadi Pada Pangan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:36 WIB

83 Soal, 30 Menit! Agustus Ini Seluruh ASN Sultra Wajib Ikut Uji Kompetensi Digital

Berita Terbaru

Berita Daerah

Inflasi Kota Kendari Naik: Lonjakan Terjadi Pada Pangan

Selasa, 4 Agu 2026 - 12:34 WIB