Kendari, Sultramedia — Komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus dilakukan jajaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Salah satunya melalui pelaksanaan Ujian Kelompok Rencana Suksesi (KRS) Jabatan Administrator yang diikuti oleh pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Muna.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari, Selasa (15/7/2026). Ujian KRS ini diikuti sebanyak 39 peserta yang berasal dari seluruh satuan kerja BPN se-Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Tenggara, Budi Hartanto, S.SiT., M.H., QRMP., hadir langsung meninjau jalannya ujian. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya setiap peserta mengikuti tahapan ujian dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap tahapan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi integritas, serta menunjukkan kemampuan terbaik. Ini adalah wujud kesiapan kita semua untuk menjadi pemimpin masa depan di lingkungan ATR/BPN,” tegas Budi Hartanto.
Ujian KRS merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem manajemen talenta di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Melalui kegiatan ini, dilakukan pemetaan potensi dan kompetensi pegawai yang dipersiapkan untuk mengisi Jabatan Administrator.
Tujuan utamanya adalah memastikan tersedianya kader pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis di bidang pertanahan, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kemampuan adaptasi terhadap dinamika organisasi dan pelayanan publik.
Keikutsertaan pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Muna dalam ujian ini menjadi bukti nyata komitmen instansi dalam mendukung pengembangan kompetensi aparatur.
“Ini adalah langkah kami untuk memastikan pegawai memiliki bekal yang cukup, baik dari sisi kompetensi maupun karakter, agar ke depan mampu memberikan pelayanan pertanahan yang lebih profesional, terpercaya, dan berorientasi kepada masyarakat,” ungkap perwakilan Kantah Muna.
Dengan adanya pemetaan talenta melalui KRS, diharapkan setiap peserta dapat mengoptimalkan potensi dirinya. Hal ini menjadi bekal penting dalam pengembangan karier, sekaligus memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan ATR/BPN.
Kualitas kepemimpinan yang baik diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja organisasi dan yang terpenting, pada peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.











