“Taksi” Alat Pertanian Pertama di Muna Diluncurkan Tepat HUT Ke-67

- Penulis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muna, Sultramedia — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Muna dimanfaatkan Bupati Muna untuk meluncurkan inovasi pertanian. Program “Taksi Alsintan” dengan motto _Layanan Inklusif_ resmi diluncurkan, usai pergelaran upacara, di halaman Kantor Bupati Muna, Sabtu (04/07/2026).

Launching dilakukan Bupati Muna, Bachrun saat upacara Perayaan HUT ke-67 Kabupaten Muna.

Dalam sambutan dan pengarahannya, Bachrun menegaskan, sektor pertanian, peternakan, dan perikanan adalah potensi besar Muna yang harus jadi prioritas.

“Di sektor Pertanian bukan hanya menyangkut urusan produksi pangan, tetapi juga menyangkut kehidupan, menyangkut penghasilan, dan menyangkut kesejahteraan sebagian besar masyarakat kita,” ujarnya.

Bupati menyoroti sejumlah tantangan petani di lapangan: keterbatasan alat dan mesin pertanian, tingginya biaya olah lahan, keterlambatan tanam karena minim sarana, keterbatasan tenaga kerja, hingga belum meratanya akses layanan mekanisasi.

“Jika persoalan-persoalan ini tidak kita jawab dengan baik, maka produktifitas pertanian akan sulit meningkat, efisiensi usaha tani tidak tercapai dan kesejahteraan petani akan bergerak lambat,” jelasnya.

Baca Juga:  Sertifikasi Manajemen Risiko, Sekjen Kementerian ATR/BPN: Perubahan Peningkatan Kualitas Pelayanan Pertanahan

Taksi Alsintan dihadirkan sebagai langkah nyata, bukan sekadar seremoni HUT. Layanan inklusif yang dimaksudkan adalah sistem pengelolaan dan distribusi teknologi pertanian yang dirancang agar bisa diakses secara adil, cepat, mudah, dan terjangkau oleh seluruh lapisan petani.

“Layanan ini bertujuan mematahkan hambatan dimana teknologi modern biasanya hanya bisa dinikmati oleh petani besar atau pemilik modal kuat,” kata Bupati.

Bupati juga menekankan poin penting pelaksanaan Taksi Alsintan, di antaranya:

1. Pelayanan diprioritaskan untuk wilayah sentra produksi dan sesuai kalender tanam;
2. Operator, Admin, dan Manajer harus terus dibina;
3. Harus mendukung target peningkatan produksi;
4. Bangun rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam mengabdikan diri bagi kemajuan Kabupaten Muna yang kita cintai,” tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan DPRD, Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, Penyuluh, Petani, Tokoh Masyarakat, dan Insan Pers.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beri Pengarahan Pegawai, Plt Kepala Kantor Pertanahan Muna Tekankan Kerja Sama Tim
32 Tahun Pengabdian Kepala BPN Muna: Serahkan 2.935 Bidang Sertipikat Masyarakat Jelang Akhir Tahun 2025
Sertifikasi Manajemen Risiko, Sekjen Kementerian ATR/BPN: Perubahan Peningkatan Kualitas Pelayanan Pertanahan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:14 WIB

“Taksi” Alat Pertanian Pertama di Muna Diluncurkan Tepat HUT Ke-67

Selasa, 6 Januari 2026 - 06:50 WIB

Beri Pengarahan Pegawai, Plt Kepala Kantor Pertanahan Muna Tekankan Kerja Sama Tim

Jumat, 26 Desember 2025 - 13:31 WIB

32 Tahun Pengabdian Kepala BPN Muna: Serahkan 2.935 Bidang Sertipikat Masyarakat Jelang Akhir Tahun 2025

Jumat, 28 November 2025 - 09:43 WIB

Sertifikasi Manajemen Risiko, Sekjen Kementerian ATR/BPN: Perubahan Peningkatan Kualitas Pelayanan Pertanahan

Berita Terbaru