Polemik Transportasi Konvensional Vs Online di Pelabuhan Baubau, KSOP Tegaskan Aturan

- Penulis

Senin, 28 September 2026 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAUBAU, SULTRAMEDIA — Polemik antara transportasi konvensional dan transportasi online kembali mencuat di Kota Baubau. Sejumlah driver di Pelabuhan Murhum memasang spanduk penolakan terhadap layanan Maxim.

Dalam spanduk yang viral itu tertulis: “Kami Persatuan Driver Pelabuhan Baubau Menolak Keras Maxim Menjemput di Dalam Maupun di Depan Pelabuhan”.

Selain spanduk, beredar juga imbauan yang mengatasnamakan persatuan rental/taksi pelabuhan. Warga diminta tidak memesan Maxim di tiga titik, yakni Pelabuhan Murhum, Jembatan Batu, dan Feri Batulo. Penumpang diarahkan menggunakan kendaraan rental yang tersedia di lokasi.

Terkait polemik tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau, Saaduddin melalui koordinasi internal yang disampaikan, menjelaskan bahwa larangan tersebut tidak berlaku secara menyeluruh di semua kawasan.

Menurut keterangan yang diterima, transportasi online tidak diperkenankan melakukan penjemputan pada area tertentu yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  SMAN 4 Kendari Tumbang, SMAN 2 Raha Masih Jadi Raja Futsal Pelajar Sultra

“Di area yang sudah ditentukan untuk penjemputan,” demikian keterangan yang disampaikan pihak KSOP, Jumat (25/9/2026).

Mengenai posisi area penjemputan, pihak KSOP menjelaskan lokasinya berada di area parkir dekat masjid hingga akses masuk pelabuhan.

“Di area parkiran, Pak, yang dekat masjid. Intinya bisa masuk sampai masuk pelabuhan,” jelas pihak KSOP.

Pihak KSOP juga menyebut kendaraan masih dapat memasuki kawasan tersebut selama kapasitas parkir memungkinkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada surat resmi atau rambu khusus dari KSOP maupun pengelola pelabuhan terkait pembagian zona penjemputan.

Warga berharap segera ada sosialisasi agar tidak terjadi miskomunikasi dan gesekan antara driver online dengan driver konvensional di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penertiban Gas 3 Kg di Kendari Dimulai, Pedagang Eceran Diberi Waktu Hingga 4 Oktober
Kunker di Mubar, Sekjen Transmigrasi Bersama Ridwan Bae Siap Bawa Program Lanjutan
Bupati Azhari: Semua Kafe di Buteng Tak Berizin, Tutup Jika Warga Kompak
Digigit Buaya 3 Meter Saat Manah Ikan! Nelayan Kulisusu Dilarikan ke RSUD Butur
Polres Muna Amankan 9,71 Gram Sabu Dari Tangan 2 Pelajar
Polisi Ungkap Motif Pencuri Kotak Amal di Apotek Raha: Uangnya Dipakai Beli Sabu dan Judol
Bupati Bachrun Serahkan Proposal Proyek Strategis Muna ke Menteri PU Dody Hanggoro
Bupati Muna Serahkan Proposal Pengembangan Destinasi Wisata ke Kemenparekraf RI
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 03:29 WIB

Penertiban Gas 3 Kg di Kendari Dimulai, Pedagang Eceran Diberi Waktu Hingga 4 Oktober

Senin, 28 September 2026 - 03:09 WIB

Polemik Transportasi Konvensional Vs Online di Pelabuhan Baubau, KSOP Tegaskan Aturan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:29 WIB

Kunker di Mubar, Sekjen Transmigrasi Bersama Ridwan Bae Siap Bawa Program Lanjutan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:23 WIB

Bupati Azhari: Semua Kafe di Buteng Tak Berizin, Tutup Jika Warga Kompak

Sabtu, 26 September 2026 - 04:04 WIB

Polres Muna Amankan 9,71 Gram Sabu Dari Tangan 2 Pelajar

Berita Terbaru