Gerakan Makan Jagung di Muna: Kuatkan Pangan, Tingkatkan Kesejahteraan

- Penulis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUNA, SULTRAMEDIA — Upaya menguatkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali digencarkan Pemerintah Kabupaten Muna. Ribuan warga memadati Area Pantai SOR Kota Raha, Minggu (02/08/2026), dalam “Gerakan Makan Jagung” yang dikemas lewat jalan santai dan pesta kuliner olahan jagung khas Muna.

Sekitar 700 dulang dari desa, kelurahan, instansi pendidikan, puskesmas, hingga OPD berjajar sepanjang area SOR. Aneka olahan jagung tradisional yang dimodifikasi memanjakan lidah pengunjung, mulai dari Bakso Mie Jagung, Kantinowua, Lapa-Lapa Kahitela, Sako-sako atau Ghonabu, Kanono, Kadada Pasele, Pawu Dodol, Perkedel, Katumbu, Kahole, Puding, hingga Susu Jagung.

Kuliner tersebut merupakan identitas pangan lokal Muna. Tak hanya olahan jagung, daerah pesisir juga turut meramaikan dengan sajian hasil laut seperti lobster, kerang, udang, dan ikan.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ir. Ridwan Bae, Anggota DPD RI Umar Bonte dan Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, anggota DPRD Muna, Mantan Sekda Muna Eddy Uga, para Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, Kepala Puskesmas, serta sejumlah Kepala Sekolah se-Kabupaten Muna.

Bupati Muna Bachrun menegaskan, gerakan ini merupakan strategi Pemda dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis komoditas lokal. Jagung dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan sangat cocok dikembangkan di tanah Muna.

Baca Juga:  Pemkot Kendari Bidik Investor China, Tawarkan Kawasan Industri 1.500 Hektare

“Gerakan ini sebagai upaya Pemda mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jagung ini selain sebagai makanan sehari-hari yang menyehatkan dan bernilai ekonomi, sangat cocok dikembangkan terutama di tanah Muna,” ungkap Bachrun.

Ia menambahkan, penguatan komoditas jagung sejalan dengan Visi-Misi Bachrun – La Ode Asrafil dalam konsep Industrialisasi JATI. Salah satu fokusnya adalah menjadikan jagung sebagai komoditas unggulan yang menggerakkan ekonomi rakyat.

Senada, Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil mengapresiasi inovasi masyarakat dalam mengolah jagung menjadi beragam menu menarik.

“Banyak makanan inovasi dari bahan jagung. Pemda akan terus mendorong ini agar peningkatan kesejahteraan masyarakat lebih terasa dan dinikmati secara merata,” kata Asrafil.

Menurutnya, olahan jagung yang disajikan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menunjukkan potensi besar pangan lokal dalam menopang ketahanan pangan daerah.

Melalui gerakan ini, Pemkab Muna berharap komoditas jagung bisa menjadi penggerak ekonomi baru, memperkuat ketahanan pangan, dan sekaligus melestarikan identitas kuliner daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pangan Sedunia 2026, BULOG Raha Gelar Pasar Murah Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
Rapat Tata Batas Yonif TP, Kantah Muna Perkuat Sinergi Dengan Pemkab
PABERSI Muna Siapkan 24 Atlit Pada Porprov Sultra 2026, Bidik Medali Bukan Sekedar Partisipasi
BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”
Asap Selimuti Kota Raha, Aktivis Lingkungan Minta Pemda Ambil Langkah Penanganan
Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi
Kantor Pertanahan Muna Gelar Rapat Integrasi Reforma Agraria: Dukung Perpres 62/2023
BMKG: 17 Wilayah di Sultra Terdampak Kabut Asap Kategori Sedang, Jarak Pandang Turun di Bawah 5 Km
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Hari Pangan Sedunia 2026, BULOG Raha Gelar Pasar Murah Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Rapat Tata Batas Yonif TP, Kantah Muna Perkuat Sinergi Dengan Pemkab

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Asap Selimuti Kota Raha, Aktivis Lingkungan Minta Pemda Ambil Langkah Penanganan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi

Berita Terbaru

Berita Daerah

Rapat Tata Batas Yonif TP, Kantah Muna Perkuat Sinergi Dengan Pemkab

Selasa, 20 Okt 2026 - 08:59 WIB