JAKARTA, SULTRAMEDIA — Sejumlah Rumah Sakit Badan Layanan Umum (BLU) milik pemerintah berhasil membukukan pendapatan di atas Rp1 triliun sepanjang 2025. Dari data Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2025 yang diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, tercatat ada 9 rumah sakit vertikal dengan capaian tersebut.
RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta menjadi rumah sakit dengan pendapatan tertinggi, yakni mencapai Rp2,76 triliun. Angka ini jauh melampaui rumah sakit BLU lainnya.
Posisi kedua ditempati Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito Yogyakarta dengan pendapatan Rp1,66 triliun. Disusul Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi Semarang di urutan ketiga dengan Rp1,57 triliun.
Berikut daftar lengkap 9 RSUD BLU dengan pendapatan di atas Rp1 triliun pada 2025:
*RSUD BLU dengan Pendapatan Tertinggi 2025*
1. RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta: Rp2,76 triliun;
2. RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta: Rp1,66 triliun;
3. RSUP Dr. Kariadi Semarang: Rp1,57 triliun;
4. RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung: Rp1,32 triliun;
5. Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta: Rp1,31 triliun;
6. RSPAD Gatot Soebroto Jakarta: Rp1,22 triliun;
7. RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah Bali: Rp1,14 triliun;
8. Rumah Sakit Kanker “Dharmais” Jakarta: Rp1,09 triliun; dan
9. RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang: Rp1,06 triliun.
Capaian ini menunjukkan peran strategis RSUD BLU sebagai pusat rujukan nasional sekaligus penopang layanan kesehatan masyarakat dengan skema kemandirian keuangan.
Sebagian besar rumah sakit dalam daftar merupakan RSUP rujukan nasional yang menangani kasus-kasus kompleks dan menjadi tempat pendidikan bagi tenaga kesehatan.
Dengan status BLU, rumah sakit-rumah sakit ini memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan untuk meningkatkan mutu layanan, sarana prasarana, dan kesejahteraan SDM.











