JAKARTA, SULTRAMEDIA — Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menggelar pertemuan dengan seluruh Pejabat Administrator dari pusat hingga daerah, Rabu (16/09/2026). Pertemuan ini digelar untuk memastikan pelayanan pertanahan tetap berjalan optimal di tengah dinamika yang terjadi di internal kementerian.
Dalam arahannya secara daring dan luring di Aula Prona, Jakarta, Dalu menegaskan bahwa kondisi organisasi apa pun tidak boleh mengorbankan pelayanan kepada masyarakat.
“Apapun situasinya, layanan pertanahan harus tetap prima. Kepercayaan publik adalah hal utama yang harus kita jaga,” ujarnya di hadapan para Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Sekjen juga mengingatkan pentingnya integritas sebagai budaya kerja. Ia meminta seluruh satuan kerja menjalankan tugas secara profesional, sesuai aturan, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang.
Untuk mencegah potensi masalah, Dalu meminta para pimpinan meningkatkan pengawasan melekat. Evaluasi berkala perlu dilakukan terutama pada titik layanan yang rawan konflik kepentingan dan penyimpangan.
Ia juga menginformasikan sejumlah kanal pengaduan yang bisa diakses masyarakat. Di antaranya SP4N-LAPOR, WhatsApp pengaduan di 0811-1068-0000, dan aplikasi TUNTAS. Pengaduan juga bisa langsung disampaikan ke Kantor Pertanahan atau Kantor Wilayah BPN setempat.
Dalam pertemuan yang dihadiri pejabat pimpinan tinggi pratama itu, Dalu berpesan agar setiap pimpinan satker menjadi teladan. Kedisiplinan, ketepatan waktu, serta soliditas organisasi disebutnya sebagai kunci menjaga nama baik institusi.
“Komitmen kita harus sama. Jaga solidaritas dan jaga marwah Kementerian ATR/BPN,” pungkasnya.












