Bupati Buteng Desak PLN: Listrik Kepulauan Jangan Jadi Janji, Talaga Raya Masih Gelap!

- Penulis

Kamis, 3 September 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUTENG, SULTRAMEDIA — Pertemuan panas terjadi saat Bupati Buton Tengah (Buteng), Dr. Azhari menerima kunjungan kerja jajaran manajemen PT PLN UID Sulselrabar di Ruang Rapat Kijula, Kantor Bupati, Kamis (3/9/2026).

Rombongan PLN yang dipimpin Senior Manager Perencanaan, Huslan Husain, datang untuk membahas percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Namun sorotan utama justru mengarah ke keluhan warga kepulauan.

Bupati menegaskan, keandalan listrik adalah “nyawa” ekonomi daerah. Terutama untuk sektor kelautan dan perikanan, budidaya, dan pengolahan rumput laut yang butuh pendingin dan mesin pascapanen.

“Listrik yang andal itu fondasi utama penggerak ekonomi produktif. Kita bicara hilirisasi, tapi kalau listrik mati-matian, bagaimana fasilitas pendingin bisa jalan?” tegas Bupati.

Bupati juga menyuarakan aspirasi warga di kawasan kepulauan dan pesisir seperti Kecamatan Talaga Raya yang selama ini belum menikmati akses listrik optimal.

“Warga di pulau dan pesisir butuh kepastian. Jangan sampai pembangunan hanya fokus di daratan. Listrik ini soal kualitas hidup dan harga jual hasil budidaya masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Tali Pengaman Terlepas, Penyadap Enau di Waulai Mubar Meninggal

Selain soal jaringan, Bupati juga mengusulkan proyek kelistrikan di Buton Tengah harus memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Kalau proyeknya masuk ke Buteng, pekerjanya juga harus orang Buteng. Biar ada efek ke ekonomi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Pihak PLN UID Sulselrabar merespons positif dan menyatakan siap mengawal percepatan pemerataan akses listrik hingga pelosok desa.

Pertemuan ini turut dihadiri Kepala OPD terkait, Camat Talaga Raya, Camat Sangia Wambulu, tokoh adat, dan jajaran manajemen PLN UID Sulselrabar.

Pemkab Buteng dan PLN sepakat mengawal bersama program elektrifikasi agar tidak ada lagi wilayah yang tertinggal. Harapannya, listrik yang stabil bisa mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, terutama di sektor maritim yang jadi andalan Buton Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PABERSI Muna Siapkan 24 Atlit Pada Porprov Sultra 2026, Bidik Medali Bukan Sekedar Partisipasi
BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”
Asap Selimuti Kota Raha, Aktivis Lingkungan Minta Pemda Ambil Langkah Penanganan
Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi
Kantor Pertanahan Muna Gelar Rapat Integrasi Reforma Agraria: Dukung Perpres 62/2023
BMKG: 17 Wilayah di Sultra Terdampak Kabut Asap Kategori Sedang, Jarak Pandang Turun di Bawah 5 Km
Fasum Kontu Disertipikatkan! BPN Muna Tunggu Usulan Resmi
Dukung TMMD ke-130! BPN Muna Pastikan Kepastian Hukum Pertanahan Terjaga
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:58 WIB

PABERSI Muna Siapkan 24 Atlit Pada Porprov Sultra 2026, Bidik Medali Bukan Sekedar Partisipasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Kantor Pertanahan Muna Gelar Rapat Integrasi Reforma Agraria: Dukung Perpres 62/2023

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:30 WIB

BMKG: 17 Wilayah di Sultra Terdampak Kabut Asap Kategori Sedang, Jarak Pandang Turun di Bawah 5 Km

Berita Terbaru

Berita Nasional

Tak Perlu Cuti Kerja! PELATARAN Buka Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Senin, 19 Okt 2026 - 02:28 WIB

Berita Nasional

ATR/BPN dan BRAN Duduk Bareng, Perjelas Pembagian Tugas Reforma Agraria

Senin, 19 Okt 2026 - 02:22 WIB