7 Daerah di Sultra Risiko Tinggi Karhutla, Waspada Puncak Kemarau September-Oktober

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, SULTRAMEDIA — Memasuki puncak musim kemarau September–Oktober 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan data resmi, ada 7 daerah di Sultra yang masuk kategori risiko tinggi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal itu disampaikan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka (ASR) saat memimpin Apel Siaga dan Simulasi Penanggulangan Bencana Karhutla dan Kekeringan Provinsi Sultra 2026 di Lapangan Kantor Gubernur, Rabu (26/08/2026).

Gubernur ASR menyampaikan, berdasarkan Kajian Risiko Bencana Sultra Tahun 2022–2026. Tujuh kabupaten/kota yang berisiko tinggi Karhutla yakni Kabupaten Kolaka, Konawe, Konawe Selatan, Bombana, Buton Tengah, Kota Kendari, dan Kota Baubau.

Sementara 10 kabupaten lainnya berada pada risiko sedang. Untuk bencana kekeringan, seluruh kabupaten/kota di Sultra masuk tingkat risiko tinggi.

“Karhutla dan kekeringan setiap musim kemarau selalu menjadi ancaman serius. Terlebih dengan perubahan iklim global yang tidak menentu,” ujar ASR.

Gubernur memaparkan 5 langkah yang harus dilakukan bersama menghadapi puncak kemarau:

1. Penguatan koordinasi lintas sektor. Bupati/wali kota bersama BPBD diminta segera aktifkan posko siaga Karhutla dan kekeringan 24 jam.

Baca Juga:  Letkol Arif Nofiyanto Pamitan Jadi Kasiren Kopassus, Letkol Yoni Resmi Jabat Dandim 1413/Buton

2. Pencegahan dan penegakan hukum. Dinas Kehutanan, Manggala Agni, BKSDA bersama Korem 143/Halu Oleo dan Polda Sultra diminta intensifkan patroli di titik panas dan hutan lindung. Deteksi dini harus direspons cepat.

3. Kesiapsiagaan krisis air bersih dan kesehatan. OPD teknis diminta siapkan sumber air alternatif dan distribusi truk tangki. Sektor kesehatan diminta siagakan puskesmas dan rumah sakit.

4. Penguatan manajemen operasional dan keterampilan personel.

5. Pemanfaatan data dan teknologi. Gunakan big data, pantauan satelit BMKG, dan aplikasi pelaporan bencana real-time.

Gubernur juga meminta penegakan hukum tegas bagi perorangan maupun korporasi yang membakar hutan untuk membuka lahan.

Selain kesiapan pemerintah, Gubernur menekankan pentingnya peran masyarakat. Para kepala daerah diminta menyampaikan bahaya Karhutla agar tumbuh kesadaran mencegah pembakaran.

“Kita harus siap di lapangan karena kebakaran ini perlu penanganan bersama. Betul-betul kita siap untuk menghadapi bencana. Ada data, maka dengan data itu kita bisa melakukan langkah-langkah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG: 17 Wilayah di Sultra Terdampak Kabut Asap Kategori Sedang, Jarak Pandang Turun di Bawah 5 Km
Fasum Kontu Disertipikatkan! BPN Muna Tunggu Usulan Resmi
Dukung TMMD ke-130! BPN Muna Pastikan Kepastian Hukum Pertanahan Terjaga
Dandim 1416/Muna Berganti! Letkol Inf Farid Heru Puryanto Diberi Amanah Pegang Komando
TMMD ke-130 di Muna Resmi Dimulai, Pemkab Gelontorkan Rp1,03 Miliar di Desa Kawite-wite
Lahan 9.327 M² di Buton Utara Diserobot, Kuasa Hukum Laporkan Sejumlah Oknum ke Polisi
Masuki Pekan Ketiga, Kantor Pertanahan Muna Gelar Monev Program MagangHub 18 Peserta
Kantor Pertanahan Muna dan Pemkab Sinergi Percepat Sertipikasi Aset Daerah 2026
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:30 WIB

BMKG: 17 Wilayah di Sultra Terdampak Kabut Asap Kategori Sedang, Jarak Pandang Turun di Bawah 5 Km

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Fasum Kontu Disertipikatkan! BPN Muna Tunggu Usulan Resmi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:15 WIB

Dukung TMMD ke-130! BPN Muna Pastikan Kepastian Hukum Pertanahan Terjaga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Dandim 1416/Muna Berganti! Letkol Inf Farid Heru Puryanto Diberi Amanah Pegang Komando

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:12 WIB

TMMD ke-130 di Muna Resmi Dimulai, Pemkab Gelontorkan Rp1,03 Miliar di Desa Kawite-wite

Berita Terbaru

oppo_0

Berita Daerah

Fasum Kontu Disertipikatkan! BPN Muna Tunggu Usulan Resmi

Selasa, 13 Okt 2026 - 06:18 WIB