Kapus Katobu Tegas Tepis Isu Dokter Internsip Terima Jasa Kapitasi 93 Ribu, Begini Penjelasannya!

- Penulis

Selasa, 12 Mei 2026 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muna, Sultramedia — Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah Pusat Kesehatan Masyarakat (UPTD Puskesmas) Katobu, Asmaida, tepis secara tegas isu dokter internsip hanya terima jasa kapitasi Rp 93 ribu.

Menurutnya, isu yang beredar tersebut tak berdasar dan sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu. Padahal kondisi saat ini di UPTD Puskesmas Katobu tenang dan tak ada protes atau keluhan yang terjadi.

Ia juga menyesalkan hingga dituding mengambil atau menggunakan dana kapitasi tersebut. Padahal secara mekanisme dan ketentuan dana tersebut langsung masuk ke rekening masing-masing penerima.

Pembagiannya diatur berdasarkan Permenkes No 6 tahun 2022 dan perbub No 43 tahun 2026. Kapitasi ini bukan gaji tetapi imbal jasa atas pelayanan yang sudah diberikan.

“Tidak ada dokter yang hanya terima 93 ribu. Justru lebih besar dari itu yang saya ketahui. Uangnya juga tidak masuk lewat saya, semuanya ditransfer ke rekening masing-masing staf,” ujar Asmaida saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/05/2026).

Asmaida menerangkan, dana kapitasi adalah besaran pembayaran perbulan yang dibayarkan di muka kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) berdasarkan jumlah peserta yang terdaftar tanpa memperhitungkan jenis dan jumlah pelayanan kesehatan yang diberikan.

Dana kapitasi yang diterima ini dimanfaatkan untuk pembayaran jasa pelayanan kesehatan dan dukungan biaya operasional pelayanan kesehatan. Baik itu tenaga kesehatan maupun tenaga non kesehatan termaksud dokter internsip.

Baca Juga:  Paripurna DPRD Buton Tengah Setujui Ranperda Perangkat Daerah dan PDAM

“Pembagian jasa pelayanan ditetapkan dengan mempertimbangkan variabel ketenagaan dan/atau jabatan dan kehadiran,” terangnya.

Untuk pembayarannya, kata Asmaida, dilakukan langsung oleh BPJS Kesehatan dengan melakukan transfer ke rekening BPD Sultra UPTD Puskesmas. Selanjutnya, bendahara Puskesmas membawa nama-nama penerima ke BPD dan seterusnya dana tersebut ditransferkan secara langsung ke masing-masing rekening penerima jasa.

Jasa kapitasi ini dibayarkan setiap triwulan, terdapat sebanyak 107 orang yang menerima atas dana jasa kapitasi ini. Saat ini, UPTD Puskesmas Katobu menerima jasa untuk bulan Januari, Februari dan Maret. Sementara untuk dokter Internsip sebanyak 3 orang, hanya menerima jasa satu kali di bulan Maret karena baru masuk bekerja di bulan tersebut.

Ia melanjutkan, selama berdinas tak pernah sedikit pun mengambil sesuatu yang bukan haknya. Ia menekankan, jika masih ada pihak yang keberatan dipersilahkan untuk berkomunikasi dan bertemu langsung dengan dirinya.

“Silahkan datang ke kantor dan ketemu dengan saya jika merasa keberatan. Supaya saya bukakan datanya,” tegasnya.

Dokter Internsip saat ditemui di UPTD Puskesmas Katobu mengungkapkan, jasa kapitasi bulan maret yang diterimanya langsung sebesar Rp 537.546. Dana ini langsung masuk ke rekeningnya tanpa adanya pemotongan.

“Uangnya masuk langsung ke rekening tanpa adanya pemotongan apapun. Jumlahnya kurang lebih Rp 500 ribu,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pangan Sedunia 2026, BULOG Raha Gelar Pasar Murah Dukung Asta Cita Presiden Prabowo
Rapat Tata Batas Yonif TP, Kantah Muna Perkuat Sinergi Dengan Pemkab
PABERSI Muna Siapkan 24 Atlit Pada Porprov Sultra 2026, Bidik Medali Bukan Sekedar Partisipasi
BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”
Asap Selimuti Kota Raha, Aktivis Lingkungan Minta Pemda Ambil Langkah Penanganan
Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi
Kantor Pertanahan Muna Gelar Rapat Integrasi Reforma Agraria: Dukung Perpres 62/2023
BMKG: 17 Wilayah di Sultra Terdampak Kabut Asap Kategori Sedang, Jarak Pandang Turun di Bawah 5 Km
Berita ini 282 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Hari Pangan Sedunia 2026, BULOG Raha Gelar Pasar Murah Dukung Asta Cita Presiden Prabowo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Rapat Tata Batas Yonif TP, Kantah Muna Perkuat Sinergi Dengan Pemkab

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:00 WIB

BLHKP Ungkap Fakta Pahit IPAL SPPG di Muna: Dibangun Tanpa Koordinasi dan “Tak Layak”

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Asap Selimuti Kota Raha, Aktivis Lingkungan Minta Pemda Ambil Langkah Penanganan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Tim Peneliti Kolaborasi BRIN Ekspose Hasil Riset Liangkabori, Pemda Muna Siapkan Digitalisasi dan Diseminasi

Berita Terbaru

Berita Daerah

Rapat Tata Batas Yonif TP, Kantah Muna Perkuat Sinergi Dengan Pemkab

Selasa, 20 Okt 2026 - 08:59 WIB