Beasiswa Sampoerna Ditinjau Ulang, Pemprov Sultra Alihkan ke Sultra Cerdas

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, SULTRAMEDIA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan penjelasan terkait video yang beredar mengenai pembayaran beasiswa mahasiswa penerima kerjasama Pemprov Sultra dengan Yayasan Sampoerna.

Penjelasan disampaikan Kadis Kominfo Sultra Andi Syahrir melalui pernyataan resmi Pemprov Sultra, Jumat (21/8/2026).

Andi Syahrir menegaskan pendidikan merupakan salah satu program prioritas Pemprov Sultra. Pemberian beasiswa dan layanan terkait pendidikan menjadi perhatian penuh pemerintah.

“Namun dalam pelaksanaannya tentu harus tetap mengedepankan tata kelola yang baik, tata pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Terkait kerjasama dengan Yayasan Sampoerna, Pemprov menemukan adanya indikasi yang secara tata kelola perlu mendapatkan koreksi. Karena itu, kewajiban Pemprov terhadap Yayasan Sampoerna untuk sementara dilakukan peninjauan ulang.

Hasil telaahan instansi teknis menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Perjanjian kerjasama ditandatangani oleh perangkat daerah tanpa menggunakan surat kuasa dari kepala daerah.

Padahal sesuai Permendagri Nomor 22 Tahun 2020 tentang tata cara kerjasama daerah dengan pihak ketiga, penandatanganan naskah kesepakatan bersama harus dilakukan oleh kepala daerah.

“Jika ditandatangani oleh perangkat daerah harus menggunakan surat kuasa dari kepala daerah. Hal itu tidak dilakukan sejak 2023,” jelas Andi Syahrir.

Ia menambahkan, periode pemerintahan diatur setiap 5 tahun melalui RPJMD. Dalam RPJMD sebelumnya, perjanjian antara Pemprov dan Yayasan Sampoerna masih tertuang. Sehingga pembayaran masih dilakukan hingga tahun 2024 karena telah dianggarkan.

Baca Juga:  Penanganan Limbah Buruk: SPPG dan MBG di Kelurahan Watonea Dapat Enak, Masyarakat Sekitar Dapat Bau Busuk Hingga Sakit Kepala

Namun dengan pergantian kepemimpinan, RPJMD juga mengalami perubahan. Pada RPJMD Sultra 2025-2029 konsep pemberian beasiswa sebagaimana kerjasama Pemprov dengan Sampoerna tidak lagi diakomodir.

Untuk itu Pemprov membuat program baru bernama Sultra Cerdas dengan format pemberian beasiswa yang berbeda dari beasiswa Sampoerna.

“Di tahun anggaran 2026 ini sudah tidak terakomodir lagi karena sudah berbeda RPJMD. Jadi sudah tidak ada lagi anggarannya. Tidak mungkin kita membayar sesuatu yang tidak lagi teranggarkan. Itu akan menyalahi,” tegasnya.

Terkait mahasiswa yang telah terlanjur kuliah, Andi Syahrir memastikan Pemprov Sultra tidak akan meninggalkan. Mereka akan tetap diakomodir melalui mekanisme pemberian beasiswa sesuai RPJMD, yakni melalui Sultra Cerdas.

Ia juga memaparkan perbedaan besaran anggaran. Beasiswa Sampoerna untuk 6 orang mahasiswa membutuhkan anggaran Rp4,960 miliar. Sementara anggaran Sultra Cerdas Sebasar Rp1,8 miliar dapat mencover 150 mahasiswa.

“Jadi seperti itu perbandingannya. Dengan perubahan ini mohon dimaklumi karena memang situasinya sedang efisiensi dan yang substansial adalah mekanisme penganggaran di RPJMD mengalami perubahan,” katanya.

Di akhir, Andi Syahrir menegaskan Pemprov berikhtiar memastikan anak-anak di Sultra mendapatkan peluang masa depan terbaik dan setara untuk meraih cita-citanya.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya setiap masukan, dukungan dan perhatian dari seluruh elemen masyarakat, pihak terkait dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tingkatan Konektivitas, Baubau – Busel Sepakat Subsidi Penerbangan dan Kembangkan Bandara Betoambari
Nasib Ditentukan! 26 Agustus: D-Day Uji Digital 24 Ribu ASN Sultra
Dari Duka ke Panggung Kehormatan: Kisah Alif Siswa SMPN 13 Baubau
APBD Perubahan 2026 Buteng: Optimalisasi Pendapatan dan Belanja Fokus Layanan Dasar
BRIDA dan Dikbud Muna Dorong Pendaftaran KIK, Bupati Bachrun Raih 2 Penghargaan
Penyerahan Remisi Warnai Upacara HUT ke-81 di Lapas Baubau
HUT ke-81 RI di Sultra, Gubernur ASR Serahkan Satyalancana dan Bantuan Sosial
Wali Kota Baubau: HUT ke-81 RI Momentum Memperkuat Semangat Membangun Daerah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Beasiswa Sampoerna Ditinjau Ulang, Pemprov Sultra Alihkan ke Sultra Cerdas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Tingkatan Konektivitas, Baubau – Busel Sepakat Subsidi Penerbangan dan Kembangkan Bandara Betoambari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Nasib Ditentukan! 26 Agustus: D-Day Uji Digital 24 Ribu ASN Sultra

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Dari Duka ke Panggung Kehormatan: Kisah Alif Siswa SMPN 13 Baubau

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:18 WIB

BRIDA dan Dikbud Muna Dorong Pendaftaran KIK, Bupati Bachrun Raih 2 Penghargaan

Berita Terbaru

Berita Daerah

Nasib Ditentukan! 26 Agustus: D-Day Uji Digital 24 Ribu ASN Sultra

Rabu, 19 Agu 2026 - 13:29 WIB