BAUBAU, SULTRAMEDIA — Kota Baubau bersiap merayakan hari jadinya. Memasuki usia ke-485 tahun dan 25 tahun sebagai daerah otonom, Pemerintah Kota Baubau menggelar rangkaian “Semarak Lomba” mulai 5 – 16 Oktober 2026.
Mengangkat tema “Bersama Membangun Baubau Lebih Maju, Sejahtera, dan Berbudaya”, Pemkot menghadirkan puluhan cabang lomba gratis yang menyasar pelajar, umum, hingga instansi.
Kadis Kominfo Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud, menyebut salah satu lomba unggulan adalah Open Turnamen Bola Volly Walikota Cup se-Kepulauan Buton atau Kepton.
Kompetisi ini terbuka untuk umum, club, instansi vertikal, dan OPD. Pendaftaran dibuka 26 September – 4 Oktober 2026 dan pertandingan digelar 7 – 16 Oktober 2026. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp22 juta.
Selain volly, Pemkot juga menggelar Kejuaraan Bulutangkis Walikota Cup 1 2026. Pesertanya mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, klub PB, OPD, BUMN, BUMD, hingga Forkopimda Kota Baubau.
Semarak HUT juga diisi berbagai lomba seni dan budaya. Ada Lomba Seni Suara dan Sastra Daerah, Lomba Paduan Suara tingkat SD-SMP dengan lagu wajib nasional dan lagu daerah, serta Lomba Nyanyi Solo Lagu Daerah untuk tingkat SMA.
Khusus pelestarian budaya Wolio, digelar Lomba Tula-Tula Wolio untuk SMP. Peserta akan mendongengkan cerita rakyat seperti mitos, fabel, dan legenda. Lomba ini berlangsung 12 Oktober 2026 pukul 15.00 – 21.00 WITA di Alun-Alun Kotamara. Pendaftaran dibuka 1 – 10 Oktober 2026.
Nuansa bahari juga kental. Pada 13 Oktober 2026 di Kota Mara akan ada Lomba Perahu Hias dan Lomba Dayung Koli-Koli. Pendaftaran dilakukan di Dinas Perikanan Kota Baubau pada 1 – 7 Oktober 2026 dengan total hadiah jutaan rupiah.
Tidak ketinggalan lomba olahraga tradisional seperti Bakiak Putra-Putri tingkat SD, Tarik Tambang Putra tingkat SMP, dan Asse/Hadang Putri tingkat SMP.
Pemkot juga menggelar Lomba Kebersihan Lingkungan yang diikuti seluruh Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Baubau.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta memeriahkan. Ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ajang mempererat kebersamaan dan melestarikan budaya lokal,” kata Andi Hamzah Machmud, Selasa (29/9/2026).












