MUNA, SULTRAMEDIA — Kondisi Jalan Tengiri yang berada di antara Kantor DPD Golkar dan SMKN 3 Muna saat ini memprihatinkan. Jalan tersebut sudah lama rusak dan menjadi keluhan warga, terutama saat musim hujan.
Banyak lubang cukup dalam di badan jalan yang membuat pengendara kesulitan melintas. Beberapa pengguna jalan bahkan dilaporkan pernah terjatuh saat mencoba menghindari lubang.
Saat hujan turun, ruas ini kerap tergenang air. Akibatnya arus lalu lintas tersendat dan rawan kecelakaan.
Padahal Jalan Tengiri merupakan akses poros penting bagi masyarakat. Setiap hari jalan ini dilalui para siswa dari tiga sekolah di sekitar lokasi, para pedagang, serta warga yang hendak menuju Pasar Sentral Laino Raha.
“Kalau hujan airnya menggenang, motor sering selip. Anak sekolah juga kasihan tiap hari lewat sini,” ujar salah seorang warga.
Warga berharap jalan tersebut segera dilakukan perbaikan agar aktivitas pelajar, pedagang, dan masyarakat ke akses pendidikan dan Pasar Sentral Laino bisa berjalan lebih aman dan lancar.
Menanggapi keluhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Muna berencana mengusulkan perbaikan jalan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Muna, Ady Mulya, mengatakan keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat sempat membuat sejumlah proyek infrastruktur tertunda. Namun adanya tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat memberi ruang untuk kembali menjalankan program yang tertahan.
“InsyaAllah diusulkan di perubahan. Semua ruas yang rusak akan kita tangani dalam rencana tahun ini,” ujar Ady Mulya, Rabu (26/8/2026).











