BAUBAU, SULTRAMEDIA — Kota Baubau dilanda musibah kebakaran. Dalam sehari, Kamis (06/08/2026) terjadi tiga peristiwa kebakaran hampir bersamaan di tiga titik berbeda.
Lokasi kejadian berada di kawasan Palagimata belakang Kantor BPKAD, Kelurahan Sulaa belakang Perumahan Ceceria, dan Kelurahan Waborobo.
Beruntung, berkat respon cepat BPBD Kota Baubau yang berkoordinasi dengan Dinas Damkar dan dukungan warga, seluruh titik api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas.
Plt Kalaksa BPBD Kota Baubau, Moh Tasdik menyebut, hasil asesmen awal di lapangan menunjukkan penyebabnya sama.
“Ketiga kejadian tersebut diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi sehingga api merambat ke area sekitar,” ungkapnya.
Meski begitu, penyebab pasti masih dalam pendalaman petugas. Dari tiga titik, kebakaran di Palagimata berdampak paling besar. Api menghanguskan sebuah bangsal kayu. Akibatnya 1 orang warga mengalami luka cukup serius dan kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Sementara kebakaran di Sulaa dan Waborobo tidak menimbulkan korban jiwa.
Proses pemadaman dipimpin langsung Kepala Dinas Damkar Kota Baubau, La Ode Ali Hasan bersama personel gabungan BPBD dan Damkar. Di Sulaa dan Waborobo, warga juga ikut turun membantu.
“Partisipasi warga menjadi sangat penting mengingat personel dan peralatan harus dibagi untuk menangani tiga lokasi kebakaran yang terjadi hampir bersamaan. Berkat sinergi tersebut, api berhasil dicegah agar tidak meluas ke kawasan permukiman,” kata Moh Tasdik.
BPBD juga mengingatkan, sehari sebelumnya Rabu (05/08/2026) Baubau sempat dilanda pohon tumbang di Jalan Poros Baubau-Pasarwajo kawasan Wakonti. Beruntung sudah ditangani DLH bersama masyarakat dan Yon 823/Wakaaka.
Melihat kondisi saat ini, Dr Moh Tasdik mengimbau warga menghentikan kebiasaan membakar sampah.
“Kita berada dalam situasi El Nino, di mana terjadi peningkatan suhu udara disertai angin kencang. Api sekecil apa pun dapat merambat sangat cepat dan berubah menjadi kebakaran besar hanya dalam hitungan menit,” tegasnya.
Warga juga diminta cepat melapor jika ada kebakaran atau pohon tumbang.
“Jangan menunggu api membesar. Laporan cepat dari masyarakat merupakan kunci keberhasilan penanganan,” tutupnya.











