Pemkab Muna Kebut Realisasi Penataan Kawasan Pesisir Pantai Kota Raha Sebagai Kawasan Wisata Terpadu

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muna, Sultramedia — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muna, Mustajab menyebut, Pemkab Muna terus bekerja maksimal meningkatkan pembangunan infrastruktur daerah.

Salah satunya, penataan Kawasan pesisir pantai Kota Raha yang dikebut realisasinya agar segera menjadi Kawasan Wisata Terpadu.

“Rabu 3 Juni 2026 kami menemani tim dari Balai BPBPK Sultra dan tim dari Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis Kementerian PU meninjau kawasan pesisir pantai Kota Raha yang akan dijadikan Kawasan Wisata Terpadu Pantai Kota Raha,” ujarnya, Kamis (04/06/2026).

Lanjutnya, setelah meninjau lapangan, Tim beraudiensi dengan bapak Bupati Muna dan menyampaikan gambaran umum ketentuan program penataan kawasan serta beberapa dokumen teknis yang harus dipenuhi untuk mendukung usulan ke pusat.

Sementara untuk area penataannya, kata Mustajab, sepanjang pesisir Kota Raha dari depan Polres Muna sampai ke pelabuhan kapal Maligano, termasuk perbaikan kolam renang dan SOR La Ode Pandu.

Baca Juga:  BPN Muna Turunkan Tim Ahli Dampingi Polda Sultra Identifikasi Lapang Soal Pidana Pertanahan di 8 Desa

Untuk pekerjaan tersebut, pihaknya memperkirakan menelan anggaran diatas Rp 100 miliar. Meski demikian, angka tersebut masih menunggu nilai pasti berdasarkan hasil dokumen Detail Egineering Design (DED) nantinya.

“Untuk mengadakan dokumen teknis seperti Feasibility Study, Dokumen Lingkungan, Detail Engineering Design dan dokumen lainnya harus dianggarkan melalui APBD,” ungkapnya.

Mustajab menambahkan, saat ini Pemkab Muna dengan kondisi efisiensi yang ada terus bekerja maksimal menuntaskan persoalan pembangunan. Dengan adanya Kawasan Wisata Terpadu Pantai Kota Raha, nantinya selain menjadikan daerah menjadi tertata lebih baik juga meningkatkan PAD dengan aktivitas perekonomian yang berputar disekitar kawasan.

“Di tengah anggaran yang minim akibat efisiensi, Pemkab Muna tetap resiliensi memberikan pelayanan infrastruktur kepada masyarakat. Baik dengan penanganan secara langsung maupun melalui usulan-usulan di APBD Provinsi maupun APBN. Tentu dibutuhkan kolaborasi antara semua stakeholders,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jumlah Penduduk Sultra Semester I 2026 Capai 2,9 Juta Jiwa, Ini Datanya
Panik Jari Bengkak, Anak Magang Kominfo Kendari Minta Tolong Damkar
Pangkas Biaya Nelayan, Bupati Butsel Gagas SPBU Terapung di Wilayah Kepulauan
Optimalisasi Pajak Daerah Jadi Sorotan di KUA-PPAS APBD-P Baubau 2026
Jangan Sampai Asap Tutupi Pesta, Baubau Diingatkan Bahaya Kebakaran Jelang Hari Jadi
Tali Pengaman Terlepas, Penyadap Enau di Waulai Mubar Meninggal
635 Penumpang di Kendari Batal Terbang ke Jakarta Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Lansia 63 Tahun Yang Hilang di Hutan Wuna Akhirnya Ditemukan
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 04:42 WIB

Jumlah Penduduk Sultra Semester I 2026 Capai 2,9 Juta Jiwa, Ini Datanya

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

Panik Jari Bengkak, Anak Magang Kominfo Kendari Minta Tolong Damkar

Selasa, 8 September 2026 - 09:27 WIB

Pangkas Biaya Nelayan, Bupati Butsel Gagas SPBU Terapung di Wilayah Kepulauan

Selasa, 8 September 2026 - 09:12 WIB

Optimalisasi Pajak Daerah Jadi Sorotan di KUA-PPAS APBD-P Baubau 2026

Senin, 7 September 2026 - 09:32 WIB

Tali Pengaman Terlepas, Penyadap Enau di Waulai Mubar Meninggal

Berita Terbaru

Berita Daerah

Panik Jari Bengkak, Anak Magang Kominfo Kendari Minta Tolong Damkar

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:10 WIB

Berita Nasional

Target 2029 Tembus Lebih Cepat, Penetapan LP2B Nasional Capai 87,52%

Selasa, 8 Sep 2026 - 06:09 WIB