Asap Papua-Maluku Terbawa Angin, Sultra Terdampak

- Penulis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, SULTRAMEDIA — Sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali diselimuti kabut asap sejak akhir September 2026. Berdasarkan data BMKG, asap yang datang bukan berasal dari wilayah lokal.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mencatat asap tipis mulai terdeteksi sejak 28 September 2026. Puncaknya terjadi pada 3 Oktober 2026, saat ketebalan asap masuk kategori sedang dan jarak pandang di beberapa daerah berkurang hingga 5 kilometer.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menjelaskan bahwa sumber asap berasal dari luar Sulawesi Tenggara.

“Pantauan satelit Himawari menunjukkan sumber asap berasal dari wilayah Papua dan Maluku. Asap tersebut kemudian terbawa pergerakan angin hingga mencapai sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara,” jelas Faizal, Sabtu (03/10/026).

Wilayah yang terpantau terdampak meliputi Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Konawe Utara, Buton Utara dan sekitarnya.

Baca Juga:  Pemkab Muna Lakukan Penandatangan MoU Dengan Kejaksaan: Tingkatkan Kerjasama Bidang Datun

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama kondisi asap masih berlangsung. Langkah yang disarankan antara lain:

1. Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan;
2. Perbanyak minum air putih;
3. Tutup pintu dan jendela saat asap terasa pekat; dan
4. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan diminta mengurangi aktivitas di luar rumah.

BMKG juga meminta pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan berhati-hati. Pasalnya jarak pandang bisa menurun sewaktu-waktu tergantung arah dan kecepatan angin.

“Masyarakat diminta terus memantau informasi resmi dari BMKG. Kondisi asap dapat berubah sewaktu-waktu,” tambah Faizal.

Hingga saat ini, BMKG masih terus memantau perkembangan sebaran kabut asap di wilayah Sultra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala BKPSDM Muna: Seleksi Sekda Tunggu Lampu Hijau Gubernur
Lantik 3 Kepala UPTD SDN, Bupati Muna Tekankan Loyalitas dan Pengabdian
Keunikan Teknik Soby Antarkan Tenun Masalili Muna Juara 2 Tingkat Nasional
Pelantikan Ketua DPRD Buteng, Syarifuddin Reno Resmi Gantikan Almarhum Sa’al Musrimin
Semarak HUT Baubau ke-485, Gelar Sejumlah Perlombaan Hingga Atraksi Bahari
Sah Ditandatangani, Perubahan APBD Sultra 2026 Masuk Tahap Evaluasi Kemendagri
Sinergi Lintas Sektor Dorong Percepatan Hunian Layak di Buteng
Penertiban Gas 3 Kg di Kendari Dimulai, Pedagang Eceran Diberi Waktu Hingga 4 Oktober
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:03 WIB

Asap Papua-Maluku Terbawa Angin, Sultra Terdampak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Kepala BKPSDM Muna: Seleksi Sekda Tunggu Lampu Hijau Gubernur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Lantik 3 Kepala UPTD SDN, Bupati Muna Tekankan Loyalitas dan Pengabdian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 01:44 WIB

Keunikan Teknik Soby Antarkan Tenun Masalili Muna Juara 2 Tingkat Nasional

Rabu, 30 September 2026 - 09:08 WIB

Pelantikan Ketua DPRD Buteng, Syarifuddin Reno Resmi Gantikan Almarhum Sa’al Musrimin

Berita Terbaru

Berita Daerah

Asap Papua-Maluku Terbawa Angin, Sultra Terdampak

Minggu, 4 Okt 2026 - 05:03 WIB

Berita Daerah

Kepala BKPSDM Muna: Seleksi Sekda Tunggu Lampu Hijau Gubernur

Jumat, 2 Okt 2026 - 05:29 WIB