MUNA, SULTRAMEDIA — Pemerintah Kabupaten Muna siapkan anggaran Rp1,03 miliar untuk pembangunan di Desa Kawite-wite, Kecamatan Kabawo melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026.
Program ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Muna, La Ode Asrafil di Lapangan Kantor Bupati Muna, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan TMMD akan berlangsung selama satu bulan, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.
Wabup Asrafil menjelaskan anggaran TMMD merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Muna dan TNI.
Pemkab Muna menyiapkan anggaran sekitar Rp 1 Miliar 30 juta, sesuai ketentuan dialokasikan sebesar 30 persen dari anggaran yang disiapkan oleh TNI.
“Jadi total kita ada sekitar Rp1 miliar 30 juta. Anggaran ini akan diporsikan untuk pembangunan fisik dan non-fisik,” ujar La Ode Asrafil.
Kegiatan fisik TMMD di Kawite-wite menyasar permasalahan dasar warga pesisir. TNI bersama masyarakat akan mengerjakan pembangunan SPAM air bersih dengan program pipanisasi, pembuatan tanggul, jalan usaha tani, dan 3 unit bedah rumah.
“Kawite-wite merupakan daerah pesisir yang sulit sekali jangkauan air. Mudah-mudahan ini menyentuh sesuai harapan masyarakat. Kita laksanakan pembangunan SPAM air bersih dengan pipanisasi yang jaraknya cukup jauh dengan mengalirkan dari desa tetangga,” jelas Asrafil.
Selain itu, akses jalan menuju lahan pertanian di Kawite-wite masih banyak yang rusak. Karena itu jalan usaha tani menjadi prioritas.
“Semua personel TMMD akan tinggal di rumah-rumah masyarakat. Tujuannya agar bisa semakin dekat, bersilaturahmi dan bertukar pikiran,” tambahnya.
Untuk kegiatan non-fisik, TNI akan menggelar sosialisasi dan penyuluhan kepada warga. Materinya mencakup bahaya narkoba, kesehatan, pencegahan stunting, hingga tata cara pendaftaran menjadi anggota TNI.
Wabup Asrafil menyoroti banyaknya warga Muna yang masuk kategori desil 1-4 atau sangat rentan miskin.
“Harapannya, dari pihak TNI, mereka-mereka yang kategori desil 1-4 yang memiliki anak dan memenuhi syarat untuk menjadi anggota TNI, ini sangat terbuka sekali,” tegasnya.
Dandim 1416/Muna, Letkol Inf. Farid Heru Purnyanto menyampaikan, kegiatan ini melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari tiga matra TNI dan Yon TP.
“Acaranya dilaporkan TNI AD dan melibatkan unsur TNI di sekitaran. Ketika di situ ada AU dan Angkatan Laut, kita ikutkan,” kata Dandim.
Ia berharap keterlibatan seluruh pihak dapat membuat pekerjaan TMMD berjalan lancar dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kawite-wite.
Tema TMMD ke-130 tahun ini adalah “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa”.












