BUTENG, SULTRAMEDIA — Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) memastikan perbaikan jalan rusak akan menjadi prioritas pada 2026. Dari 5 ruas jalan yang diusulkan ke pemerintah pusat, 3 ruas telah disetujui untuk diperbaiki melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Hal itu disampaikan Bupati Buteng, Dr. Azhari, saat memberikan sambutan dalam kegiatan semarak kemerdekaan lomba panjat pinang di Pantai Sausmangka, Minggu (30/8/2026).
Berikut daftar 5 ruas jalan yang diusulkan:
1. Jalan Sekolah Rakyat disetujui melalui IJD 2026;
2. Jalan Depan Polsek – Perbatasan Muna disetujui melalui IJD 2026;
3. Jalan Lowu-Lowu disetujui melalui IJD 2026;
4. Jalan Poros Mawasangka – Wasilomata Panjang 1,7 km, anggaran Rp4,7 miliar dari APBD; dan
5. Jalan Kaliwuliwuto – Kancebungi – Watorumbe anggaran Rp2,5 – Rp2,7 miliar dari APBD, ditarget mulai Oktober 2026.
“Selain tiga ruas yang ditangani melalui IJD, kami juga menyiapkan pembiayaan APBD untuk mempercepat perbaikan jalan di beberapa wilayah,” ujar Bupati Azhari.
Ia juga menambahkan, Pemkab Buteng memiliki keterbatasan anggaran untuk menangani ruas jalan berskala besar dengan panjang puluhan kilometer. Untuk itu, Pemkab akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar mendapat dukungan pembiayaan infrastruktur yang lebih luas.
Selain infrastruktur jalan, Bupati Azhari menyebut Pemkab juga fokus pada pengembangan sektor pendidikan dan ekonomi. Program yang disiapkan antara lain pembukaan cabang UIN Kendari, peningkatan status perguruan tinggi lokal, pembangunan Sekolah Negeri Terintegrasi (SNT), serta konstruksi fisik transmigrasi maritim.
Di bidang sosial, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sosial berupa beras kepada 44 ribu keluarga di Buton Tengah sebagai bagian dari jaringan pengaman sosial.
“Dengan kombinasi pembiayaan dari pusat dan daerah, Pemkab Buteng berharap penanganan jalan dan program pembangunan lainnya dapat berjalan optimal sehingga meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.











