BAUBAU, SULTRAMEDIA — Suasana khidmat Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapas Kelas IIA Baubau, Senin (17/8/2026), diwarnai dengan penyerahan Remisi Umum dan Pengurangan Masa Pidana kepada warga binaan.
Upacara dipimpin dan dihadiri jajaran Forkopimda Kota Baubau. Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, hadir membacakan sambutan resmi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Dalam sambutan yang dibacakan, Menteri menyampaikan tahun 2026 Pemerintah memberikan Remisi Umum kepada 173.706 Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia.
“Pemberian remisi adalah implementasi nyata negara hukum yang menjunjung tinggi HAM, sebagaimana diamanatkan UU No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Ini bukan sekadar pengurangan masa hukuman, tetapi penghargaan atas keberhasilan pembinaan,” ujar Wa Ode Hamsinah.
Bagi narapidana, remisi diharapkan menjadi motivasi untuk menjaga disiplin dan meningkatkan kualitas diri. Sementara bagi Anak Binaan, kebijakan ini mengedepankan pemulihan, pendidikan, dan kepentingan terbaik anak agar mampu menata masa depan yang berkarakter.
Pidato Menteri juga menyoroti peran strategis Pemasyarakatan dalam mendukung Asta Cita Presiden RI.
Lapas, Rutan, dan LPKA kini dioptimalkan sebagai pusat pembinaan dan pendorong kemandirian ekonomi. Pemanfaatan lahan produktif untuk tanaman pangan, hortikultura, peternakan, hingga perikanan terus digalakkan. Tujuannya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus membekali warga binaan keterampilan kerja.
Mengakhiri sambutan, Wawali menyampaikan pesan tegas Menteri terkait integritas jajaran Pemasyarakatan.
“Pemerintah menegaskan zero tolerance bagi keterlibatan petugas dalam peredaran narkotika, penyalahgunaan wewenang, pungutan liar, maupun pelanggaran etik lain yang mencederai marwah institusi,” tegasnya.
Kepada warga binaan penerima remisi dan yang langsung bebas hari ini, Wakil Wali Kota mengucapkan selamat.
“Selamat membuka lembaran baru. Jadilah pribadi yang taat hukum, bekerja jujur, dan memberi manfaat bagi keluarga serta masyarakat. Mari bersama menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Upacara mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” sebagai pengingat komitmen mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.











