Muna, Sultramedia – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ghonebalano, Kecamatan Duruka Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara resmi dimulai, Senin (19/01/2026).
Peresmian pembangunan ini ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Bupati Muna Bachrun. Kegiatan ini menandai dimulainya proyek prioritas nasional dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
PPK Satker Sekretariat Dirjen Perikanan Tangkap KKP RI, I Wayan Sudiarta menyebut, Proyek KNMP dirancang untuk memodernisasi pemukiman nelayan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pembangunan ini tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup nelayan. Pemerintah berharap kawasan ini menjadi model kampung nelayan modern di Ghonebalano.
Program KNMP bertujuan mentransformasi kehidupan masyarakat pesisir secara menyeluruh melalui peningkatan kesejahteraan, produktivitas, dan kemandirian nelayan. Upaya tersebut dilakukan dengan pembangunan infrastruktur modern, penguatan ekonomi, serta dukungan kelembagaan. Selain itu, program ini juga mendukung ketahanan pangan nasional dan pemerataan pembangunan di wilayah pesisir, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami mengharapkan dukungan seluruh pihak demi kelancaran proses pembangunan ini,” ujarnya disela-sela peletakkan batu pertama dan MC-0.
Kades Ghonebalano, Muhammad Ery mengucapkan terimakasih banyak kepada KKP RI dan Pemerintah Daerah yang menjadikan Desa Ghonebalano sebagai titik lokasi pembangunan.
“Ini sangat memberikan banyak manfaat bagi kami, terutama untuk kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Muna, Bachrun menyampaikan harapannya, masyarakat Ghonebalano dapat mengelola potensi laut secara maksimal. Dukungan pemerintah menjadi langkah penting menuju kemandirian ekonomi nelayan. Program ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah.
“Nelayan tidak menjadi pekerjaan pilihan terakhir, tetapi memang benar-benar menjadi kebanggaan kita semua,” kata Bachrun.
Untuk diketahui, pembangunan KNMP di Desa Ghonebalano menggunakan alokasi dana APBN yang melekat di KKP RI sebesar Rp. 12.992.430.000 dengan 28 item yang terdiri dari gedung, jembatan, talud, termaksud kantor Koperasi.











