Muna, Sultramedia – Peringati hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KOPRI) ke-54 yang jatuh pada hari jumat tanggal 29 November 2025, Kantor Pertanahan Kabupaten Muna gelar upacara peringatan, Senin (01/12/2025).
Upacara yang dilaksanakan di halaman Kantor Pertanahan Muna ini, bertindak selaku inspektur upacara, Muhammad Ali Mustapah selaku Kepala Kantor dan dihadiri oleh seluruh pegawai Kantor Pertanahan Muna.
Peringatan HUT KOPRI yang ke-54 ini mengusung tema ‘Bersatu, Berdaulat bersama KOPRI dalam mewujudkan Indonesia Maju’.
Muhammad Ali Mustapah menyampaikan, perayaan kali ini mencerminkan tekad Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga persatuan, solidaritas, integritas, kemandirian dalam pengabdian.
Hal ini menjadi kekuatan moral dan profesional. Menjadikan KORPRI sebagai kekuatan pemersatu dan penggerak birokrasi.
” Tujuannya demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, berdaya saing, dan berkeadilan. Dengan semangat memperkuat solidaritas dan persatuan diantara anggota KORPRI,” ujar Ali saat menyampaikan amanatnya.
Lanjutnya, kepada Jajarannya khususnya insan agraria Kabupaten Muna, Ali Mustapah menegaskan kembali pesan dari Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional KORPRI, Zudan Arief Fakrullah.
Ada delapan agenda prioritas KOPRI, yaitu:
Pertama, perkuat persatuan dan soliditas korps. Jadikan KORPRI sebagai rumah besar seluruh ASN yang kokoh, kompak, dan setia pada Pancasila, UUD 1945, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kedua, tegakkan netralitas dan integritas. ASN harus berdiri di atas semua kepentingan politik, menjunjung etika jabatan, dan dengan 5 menanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja trengginas, serta menjadi teladan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ketiga, tingkatkan profesionalisme dan kompetensi. Bangun budaya kerja yang unggul, berbasis merit serta berorientasi hasil agar pelayanan publik semakin cepat, efisien, dan berkualitas.
Keempat, tanamkan nilai-nilai kejujuran, disiplin dan tanggung jawab. Hindari segala bentuk penyimpangan, termasuk korupsi, kolusi, nepotisme, dan pungutan liar. Jadilah aparatur yang bersih dan berwibawa;
Kelima, seluruh ASN untuk siaga bencana.
Keenam, peningkatan Pendapatan Negara dan Daerah harus menjadi fokus dari seluruh ASN.
Ketujuh, Korpri mengawal Reformasi Birokrasi agar bisa menuntaskan penyelesaian masalah kemiskinan, anak tidak sekolah, mendorong pertumbuhan ekonomi menuju 8%, mendorong pendapatan negara dan daerah, mencegah kebocoran anggaran.
Kedelapan, jaga nama baik KORPRI dan ASN. Jadikan setiap langkah dan karya sebagai wujud pengabdian terbaik kepada bangsa. ASN KORPRI harus menjadi kekuatan moral dan birokrasi yang menuntun Indonesia menuju masa depan yang maju, berdaulat, dan berkeadilan.
“Mari kita selalu berdoa dan berharap, semoga segala kemudahan dan keberkahan senantiasa menyertai dalam melaksanakan tugas khususnya pelayanan pertanahan dan tata ruang di Kabupaten Muna,” pungkasnya.











