6 Desa di Sultra Terima Bantuan PLTS: Desa Wangkolabu di Kabupaten Muna Jadi Salah Satu Penerima

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari, Sultramedia – Desa Wangkolabu Kecamatan Towea di Kabupaten Muna jadi salah satu penerima bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Hal ini resmi setelah perwakilan Pemkab Muna yang diwakili oleh Kadis Kominfo Muna, Muhammad Haidar menandatangani berita acara serah terima barang milik negara untuk pembangunan PLTS off-grid di Kendari, Jumat (12/12/2025).

Haidar menyampaikan, Desa Wangkolabu sebagai salah satu penerima bantuan PLTS dari 6 Desa di Sultra dengan nilai bantuan keseluruhan sebesar 53,67 miliar

“Atas nama Pemkab dan masyarakat Muna, kami mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan pembangunan PLTS ini,” kata Haidar.

Penandatangan berita acara penyerahan bantuan PLTS.

Ia merincikan, untuk di Desa Wangkolabu PLTS, yakni:

*Panel/Modul Surya
Jumlah Panel 164 Lembar
Kapasitas Panel 89,6 kwp

*Baterai
Jumlah Baterai 96 biji
Kapasitas 412,800 kWh

Baca Juga:  Sukses Serahkan 402 Sertipikat Tanah Warga Transmigran, Kantor Pertanahan Muna: Sisa Target 348 Bidang Bakal Dialihkan ke UPT Raimuna

*Distribusi/sambungan rumah
Rumah Tangga: 150
Fasum: 7
UMKM: 12
Total keseluruhan sebanyak 169 sambungan

*Pengeluaran energy setiap hari
Rata-rata 150 kWh dengan presentase baterai dari 100% dikeluarkan 30% sama dengan 70% dalam setiap harinya.

Sekda Sultra, Asrun Lio menyebut, bantuan PLTS merupakan bagian dari implementasi proyek ACCES (Accelerating Clean Energy Access to Reduce Inequality) yaitu program kerjasama antara Kementerian ESDM dan United Nation Development Programme (UNDP) dengan pendanaan dari Korea International Cooperation Agency (KOICA) untuk pembangunan PLTS off-grid di wilayah terpencil.

“6 Desa di Sultra jadi penerima bantuan. Yakni, Desa Lengora Pantai Kabupaten Bombana, Desa Baliara Kepulauan Kabupaten Bombana, Desa Malaringgi Kabupaten Konsel, Desa Tambolosu Kabupaten Konsel, Desa Wangkolabu Kabupaten Muna dan Desa Tasipi di Kabupaten Muna Barat,” ujar Sekda Sultra Asrun Lio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel sultramedia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantah MJ Lakukan Tindak Pidana Perbuatan Cabul, Tim Advokat Hukum: Penetapan Tersangka Keliru dan Terburu-buru
Koperasi Kelurahan Merah Putih Watonea RAT Ke- 1 Tahun Buku 2025: Target 200 Anggota di Tahun 2026
Komitmen Berikan Kepastian Hukum Tanah Sarana Pendidikan, Tim PTP Kantor Pertanahan Muna Tinjau SMA Swasta Tampo
Optimalisasi Target Kerja 2026, Kantor Pertanahan Muna Ikuti Rapat Evaluasi Capaian Kinerja
Hasil Evaluasi Pengelolaan Sampah Nasional: Di Sultra Kota Kendari Pertama, Muna Ke Enam Sementara Muna Barat Peringkat Terkahir
Kantor Pertanahan Muna Ikuti Sosialisasi SPI KPK 2025, Indeks Integritas Nasional Kementerian ATR/BPN 71,3
Komitmen dan Sinergitas Dukung Pembangunan SPAM di Duruka, Kantor Pertanahan Muna Gerak Cepat Lakukan Pengukuran
Kantor Pertanahan Rakor Strategis Bersama Pemkab Muna: Bahas Proyek Perluasan dan Pembangunan SPAM
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 06:51 WIB

Bantah MJ Lakukan Tindak Pidana Perbuatan Cabul, Tim Advokat Hukum: Penetapan Tersangka Keliru dan Terburu-buru

Kamis, 5 Maret 2026 - 05:16 WIB

Komitmen Berikan Kepastian Hukum Tanah Sarana Pendidikan, Tim PTP Kantor Pertanahan Muna Tinjau SMA Swasta Tampo

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:13 WIB

Optimalisasi Target Kerja 2026, Kantor Pertanahan Muna Ikuti Rapat Evaluasi Capaian Kinerja

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:30 WIB

Hasil Evaluasi Pengelolaan Sampah Nasional: Di Sultra Kota Kendari Pertama, Muna Ke Enam Sementara Muna Barat Peringkat Terkahir

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:03 WIB

Kantor Pertanahan Muna Ikuti Sosialisasi SPI KPK 2025, Indeks Integritas Nasional Kementerian ATR/BPN 71,3

Berita Terbaru